Wafat KH. Khaerul Yunus, ulama yang tegas dengan kesesatan Syiah

KH Khaerul Yunus
25

JAKARTA (Arrahmah.com) – Telah wafat, meninggal dunia KH. Khaerul Yunus, ulama yang tegas dengan kesesatan Syiah dan aliran-aliran sesat lainnya pada hari ini RSUD Cilendek, Bogor. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.

Redaksi menerima kabar; “KH. Chaerul Yunus (Dewan Penasehat MUI Bogor) telah berpulang ke Rahmatullah barusan di RSUD Cilendek, Bogor semoga husnul khatimah,” demikian SMS Prof Didin Hafidhuddin jam 04.35 Rabu, (20/4/2016).

KH. Khaerul Yunus selama ini dikenal sebagai orang yang vokal terhadap kesesatan Syiah dan aliran sesat lainnya

Dia merupakan Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan anggota Dewan Penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor. Kiai juga dikenal sebagai pendakwah di berbagai instansi pemerintah kabupaten Bogor.

KH Khaerul Yunus memperlihatkan beberapa buku Syiah yang bertentangan dengan ajaran Islam di hadapan para wartawan
KH Khaerul Yunus memperlihatkan beberapa buku Syiah yang bertentangan dengan ajaran Islam di hadapan para wartawan

Semasa hidupnya Kiai Khaerul pernah mendesak untuk melarang paham dan aliran Syiah sekaligus membubarkan aktivitas penganutnya di negeri ini.

“Saya punya banyak buku-buku yang ditulis oleh orang-orang Syiah sendiri, termasuk yang ditulis istrinya Jalaluddin Rakmat, Emelia Renita. Sudah jelas, rukun Iman dan rukun Islamnya saja berbeda kok dengan kita,” ungkap KH Khaerul Yunus yang juga Ketua Dewan Dakwah Kabupaten Bogor itu di depan para wartawan, Kamis (5/3/2015), dikutip dari Salamonline.

Dia mendesak para ulama, khususnya MUI Kabupaten dan Kota Bogor untuk bersikap tegas bersama Pemkot dan Pemkab, membubarkan dan melarang aliran ini di seluruh wilayah Bogor.

Dalam suatu kesempatan, kepada sejumlah wartawan Khaerul Yunus memperlihatkan sejumlah buku rujukan Syiah, yang kesemuanya bertentangan dengan Islam, bertolak belakang dengan Al-Qur’an dan Sunnah.

Terucap ta’ziyah, Innalillahi wa inna ilaihi roju’un, dan teriring doa untuk almarhum Kiai Khaerul, Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu anhu

(azmuttaqin/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.