Innalillah, seorang ayah bunuh anak kandungnya karena buang air besar di celana

144

Support Us

BATAM (Arrahmah.com) – Misteri kematian Muhammad Maulana, yang ditemukan tewas mengambang di kolam pencucian plastik bekas di kawasan Ruli RT 07 RW 04, Tanjunguma, Batam, Kepri, terungkap.

Seperti dikutip dari batampos.co.id, Ahad (14/2), bahwa balita 2,7 tahun ini ternyata tewas dianiaya oleh bapak kandungnya, M Efendi. Dilaporkan bahwa Efendi menendang kuat tubuh Maulana hingga terpental 2 meter dan membentur kayu.

Bocah malang itu harus meninggal di tangan ayah kandungnya hanya karena alasan yang sederhana, buang air besar (BAB) di celana.

Setelah membunuh anaknya kandungnya, bapak sadis berusia 33 tahun ini mencoba menutup rapat perbuataanya dengan berakting bahwa kehilangan anak dan melaporkan ke polisi.

Efendi juga memberi tahu kepada warga jika anaknya hilang entah kemana. Warga sekitar pun ikut mencari keberadaan Maulana yang diinformasikan hilang pada Jum’at (12/2) pukul 11.00 WIB.

Dari hasil permcarian tersebut, Maulana ditemukan tewas mengambang di dalam kolam sedalam 30 cm pada Sabtu (13/2) sekitar pukul 05.30 WIB.

Penemuan mayat itu pun menghebohkan warga sekitar. Mereka langsung melaporkan ke polisi terkait penemuan Maulana yang sudah tak bernyawa. Polisi langsung turun ke TKP melihat kondisi korban.

Polisi melihat tanda-tanda penganiayaan di tubuh Maulana. Menilai ada yang tak beres pada tubuh korban, polisi pun memvisum korban.

Berita Terkait

Muhammad Efendi (36) akhirnya mengaku telah membunuh anaknya sendiri Muhammad Maulana yang masih berusia 2 tahun 7 bulan. Cara Efendi menghabisi anaknya benar-benar sadis. Efendi menendang anaknya hingga terpental sejauh dua meter.

Pria asal Medan tersebut menendang anaknya lantaran kesal, sebab anaknya buang air besar di celana.

“Saya kesal karena anak saya berak (BAB) di celana, sama marahin dia,” ujar pelaku di Polsek Lubukbaja, Ahad (14/2), sebagaimana dilansir oleh Batam News.

Pria yang kerja serabutan itu menceritakan, saat marah, ia mengambil ancang-ancang empat langkah ke belakang sebelum menendang anaknya.

Tendangan tersebut tepat mengenai perut bagian kanan korban, hingga terpental sejauh dua meter lebih dan punggung membentur kayu.

“Saya tendang, dia terpental dua meter ke belakang dan membentur kayu,” ungkap ayah korban yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari hasil otopsi terdapat luka lebam pada tubuh korban, pendarahan pada ginjal kanan, lecet di selaput usus, dan memar pada bagian punggung. Paru-paru korban juga tidak ada air,” terang Kapolsek Lubukbaja, Kompol I Dewa Nyoman ASN.

Maulana ditinggalkan ibunya pergi memulung bersama dengan bapaknya di rumah. Saat pulang memulung, si ibu menanyakan keberadaan Maulana pada suaminya. Efendi menjawab kalau sang anak pergi bermain.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Rusia lancarkan serangan kuat di Latakia timur, targetkan benteng Jihadi

LATAKIA (Arrahmah.com) - Pasukan Rusia melancarkan beberapa serangan udara di wilayah timur laut Latakia, menargetkan benteng utama jihadi di wilayah Jabal Al-Akrad. Menurut laporan lapangan dari provinsi Latakia, pasukan Rusia…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Houtsi serang Aramco di Jeddah

JEDDAH (Arrahmah.com) - Militer Yaman yang didukung Houtsi mengumumkan telah menargetkan stasiun distribusi Aramco di kota pelabuhan Saudi di Jeddah menggunakan rudal presisi tinggi bersayap Quds-2. Juru bicara militer Brigadir Jenderal…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

Gantz hadapi tekanan dari partainya untuk bubarkan Knesset

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Anggota Partai Biru dan Putih "Israel" menekan pemimpin mereka Benny Gantz, Menteri Pertahanan "Israel", dan Perdana Menteri Pengganti, untuk membubarkan Knesset dan memaksa negara itu memasuki pemilihan keempatnya…

"Israel" lakukan 414 pelanggaran terhadap jurnalis Palestina sepanjang tahun 2020

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan "Israel" melakukan 414 pelanggaran terhadap jurnalis Palestina sejak awal tahun, Quds Press melaporkan pada Ahad (29/11/2020). Komite Dukungan Jurnalis mengatakan dalam sebuah pernyataan…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

Pihak berwenang India mulai memburu para aktivis dan lembaga pro-kebebasan di Kashmir

SRINAGAR (Arrahmah.com) - Pada 28 Oktober 2020, pihak berwenang India di Kashmir menggerebek rumah dan kantor Parveena Ahangar, seorang wanita pembela hak asasi manusia. Atas tuduhan "pendanaan teroris", pihak berwenang secara mengejutkan…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

Iklan