Heboh sepatu homyped berlafadz Allah, produsen siap tarik semua produknya

287

Support Us

MATARAM (Arrahmah.com) – PT Dwi Naga Sakti Abadi selaku produsen sepatu merek homyped yang ditemukan beredar di Kota Mataram, yang dialasnya terdapat bentuk yang menyerupai lafadz Allah, menyatakan siap menarik semua produksinya untuk menjamin agar masyarakat tidak resah.

“Kami sudah menandatangi surat pernyataan dengan MUI Kota Tangerang dan Kota Mataram yang merupakan komitmen kami untuk menarik semua produksi kami yang dinilai meresahkan masyarakat,” kata Desainer Manajer PT Dwi Naga Sakti Abadi, Miskam, saat memberikan klarifikasi, di Mataram, NTB, lansir Antara News, Kamis (11/2/2016).

Miskam datang bersama General Manajer Raimond Ricard, Wakil Ketua MUI Tagerang HM Bajuri Khatib, dan diterima oleh Ketua MUI Kota Mataram H Mukhtar, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram.

Dilaporkan, setelah semua barang ditarik, pihaknya akan mengumpulkan sepatu itu untuk membicarakan langkah selanjutnya secara teknis.

“Kemungkinan akan dilebur atau solusi lainnya, yang pasti kami menjamin barang tersebut tidak beredar lagi,” ungkap Miskam.

Dalam kesempatan itu, Miskam juga menjelasakan, dalam mendesain sepatu merek homyped yang ditemukan berlafadz Allah itu tidak ada sama sekali unsur kesengajaan, direncanakan, apalagi niat untuk menistakan agama, sebab 100 persen tim desainer di perusahaan itu merupakan karyawan muslim.

Miskam yang mendesain sepatu tersebut bersama rekannya Sulistio Widodo, terinspirasi dengan lika-liku jalan disebuah pengunungan.

“Lika-liku yang dikatakan berlafadz Allah itu sebenarnya jalan menuju pengunungan, tetapi karena kami kurang paham terhadap khat Arab atau seni kaligrafi sehingga hal itu dikatakan menyerupai tulisan Allah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Miskam yang mewakili pimpinan dan seluruh karyawan PT Dwi Naga Sakti Abadi memohon maaf kepada semua masyarakat terutama ummat muslim.

“Ini menjadi pelajaran kami ke depan untuk lebih berhati-hati dan teliti,” katanya.

General Manajer Raimond Ricard menambahkan, sepatu homyped yang ditemukan berlafadzkan Allah itu merupakan produksi tahun 2015, dengan jumlah produksi sebanyak 100.000.

Namun demikian, mereka belum dapat menyebut berapa banyak sepatu itu sudah beredar di Indonesia.

“Yang pasti kami akan menarik semua yang ada di distributor dan siap mengganti jika ada ditemukan pada konsumen,” ujarnya.

Temuan alas sepatu yang berlafadz Allah itu berawal dari jejak kaki siswa di Madrasah Ibtiaiah Negeri Karang Baru, Mataram, dimana kemudian para siswa di sekolah itu dikumpulkan dan diminta untuk memeriksa sepatunya.

Pihak sekolah akhirnya menemukan tiga siswa yang menggunakan sepatu serupa dengan merek yang sama, sehingga pihak sekolah melakukan penyitaan terhadap sepatu siswa tersebut.

Namun pihak sekolah hanya menyita satu sepatu siswa, karena dua siswa lain mengaku tidak memiliki sepatu lagi sehingga mereka diizinkan membawa pulang tetapi tidak digunakan lagi.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Organisasi advokasi Inggris kecam pemerintah Prancis yang membubarkan organisasi anti-Islamofobia

LONDON (Arrahmah.com) - Kelompok advokasi Inggris mengutuk keputusan Prancis yang membubarkan kelompok anti-rasisme Collective Against Islamophobia di Prancis (CCIF). Saat mengumumkan langkah tersebut pada Rabu (2/12/2020), Gerald…

AS: "Israel" dalangi pembunuhan ahli nuklir Iran

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Seorang pejabat Amerika mengungkapkan bahwa dalang dari pembunuhan ahli nuklir Iran pekan lalu adalah "Israel". Pada Jumat, Mohsen Fakhrizadeh ditemukan tewas di pinggiran Kota Teheran, Iran. Pejabat…

Pejabat AS: "Israel" dalang dalam pembunuhan Fakhrizadeh

WASHINGTON (Arrahmah.com) - "Israel" mengatur dan mengeksekusi pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh pada 27 November, CNN melaporkan pada Rabu (2/12/2020) mengutip seorang pejabat pemerintah AS yang tidak disebutkan namanya.…

Bocor di Internet! Tentara Australia Minum Bir Dari Kaki Palsu Taliban Yang Tewas

KABUL (Arrahmah.com) – Para tokoh pemimpin masyarakat Afghanistan mengutuk potret anggota pasukan khusus Australia minum alkohol dari kaki palsu militan Taliban yang terbunuh. Foto yang diterbitkan oleh The Guardian pada Selasa…

Iran akan percepat program nuklirnya

TEHERAN (Arrahmah.com) - Meskipun mendapat tentangan keras, badan pengawas tertinggi Iran pada Rabu menyetujui rencana aksi parlemen untuk melawan sanksi Amerika Serikat dengan mempercepat program nuklirnya. Dewan Penjaga, sebuah badan…

Tentara Turki tewas di Suriah utara

AFRIN (Arrahmah.com) - Seorang tentara Turki tewas di Suriah utara yang dikuasai Turki pada Kamis (3/12/2020) selama bentrokan dengan pasukan milisi Kurdi yang dianggap "teroris" oleh Ankara, kementerian pertahanan Turki mengungkapkan di…

Demi keamanan nasional, pemerintah Selandia Baru akan sembunyikan bukti serangan terorisme di…

CHRISTCHURCH (Arrahmah.com) - Bukti-bukti yang diberikan oleh para menteri dan kepala eksekutif sektor publik dalam penyelidikan serangan terorisme di Christchurch tidak akan dipublikasikan hingga 30 tahun ke depan, ujar pihak berwenang…

Habib Rizieq Akan Diperiksa Polisi, HRS Center: Tak Adil dan Politis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Rencana pemanggilan Habib Rizieq Syihab (HRS) oleh Polda Metro Jaya dalam dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dinilai tidak adil dan terlihat politis terlihat Hal tersebut disampaikan Direktur Habib…

Pejabat Zionis: Dunia harus berterima kasih pada "Israel" atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Seorang pejabat "Israel" yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada New York Times pada hari Sabtu (28/11/2020) bahwa dunia harus berterima kasih kepada negaranya atas pembunuhan sosok yang diduga dalang…

Prancis Tutup Organisasi Anti Islamofobia

PARIS  (Arrahmah.com) – Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin pada Rabu (2/12/2020) mengumumkan pembubaran kelompok anti-rasis Collective Against Islamophobia di Prancis (CCIF). “Sesuai dengan instruksi Presiden Republik, CCIF…

Satu tahun pembunuhan Soleimani, AS pulangkan staf kedutaannya dari Irak

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kedutaan Amerika Serikat di Baghdad menarik beberapa stafnya menjelang ulang tahun pertama pembunuhan jenderal Iran Qassem Soleimani di ibu kota Irak, menurut laporan media, kemarin (2/12/2020). Penarikan akan…

Zionis 'Israel' hancurkan tangga bersejarah menuju Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Zionis "Israel" pada Ahad (29/11/2020) menghancurkan tangga bersejarah yang mengarah ke Gerbang Singa Masjid Al-Aqsa (Bab Al-Asbat) dan Kota Tua Yerusalem. Ketua Komite Pelestarian Pemakaman Islam di Yerusalem,…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah