Banjir Solok kali ini merupakan yang terparah dalam 20 tahun

82

Support Us

PADANG ARO (Arrahmah.com) – Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pada Senin (8/2/2016), merupakan yang terparah sejak 20 tahun terakhir.

“Terakhir banjir parah melanda Solok Selatan pada tahun 1995 dan setelah itu tidak ada yang terlalu signifikan dan baru sekarang menimbulkan kerusakan yang cukup parah,” kata Sekretaris Daerah Solok Selatan Yulian Efi di Padang Aro, Selasa (9/2), sebagaimana dikutip dari ANTARA News.

Di Sungai Pagu terdapat daerah yang rawan banjir seperti Kampuang Tarandam, tetapi yang kali ini cukup parah, ungkap Yulian.

Dia juga menambahkan, biasanya Kampung Tarandam hanya terendam akibat luapan sungai Batang Suliti. Namun pada kali ini justru sungai Batang Bangko yang meluap dan debet airnya jauh lebih besar.

Diduga banjir dan longsor kali ini terkait dengan aktivitas pembalakan liar, Yulian mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih meninjau dan belum bisa menyimpulkannya.

Menurut informasi dari seorang Warga Sungai Pagu Mul, sejak 40 tahun ia tinggal di sana baru kali ini sungai Batang Bangko meluap hingga membanjiri rumah warga.

Setelah banjir akibat luapan sungai Batang Lolo pada 1995 silam, baru kali ini yang paling parah.

“1995 memang terjadi banjir besar tetapi karena luapan sungai Batang Lolo, bukan batang Bangko,” katanya.

Sebanyak lima kecamatan di Kabupaten Solok Selatan terendam banjir akibat luapan sejumlah sungai besar di daerah itu seusai hujan lebat yang mengguyur sejak Ahad (7/2).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Editorial menyebutkan lima kecamatan yang terendam banjir itu, yakni Kecamatan Sungai Pagu, Pauh Duo, Sangir, Sangir Jujuan dan Sangir Batang Hari.

Dari lima kecamatan itu, rumah warga yang paling banyak terendam banjir berada di Sungai Pagu kemudian di Sangir. Seluruh rumah warga yang terendam banjir mencapai 2.000 rumah, yang terbanyak di Sungai Pagu. Sementara di Sangir, daerah Sampu, banjir merendam sekitar 20 rumah warga. Banjir di kecamatan ibukota itu akibat luapan Sungai Batang Sangir dan Batang Liki.

Sedangkan untuk banjir di Sangir Jujuan dan Sangir Batanghari, hanya merendam persawahan warga.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Houtsi klaim membunuh 8 tentara Saudi

MARIB (Arrahmah.com) - Teroris syiah Houtsi mengklaim telah membunuh delapan tentara Saudi di Yaman timur, Anadolu Agency melaporkan. "Pasukan rudal telah berhasil, pada Sabtu malam, menargetkan ruang operasi gabungan di kamp Tadawin di…

PressTV: Senjata yang dipakai dalam pembunuhan Fakhrizadeh dibuat di "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Press TV Iran melaporkan pada hari Senin (30/11/2020) bahwa senjata yang digunakan dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran terkemuka Mohsen Fakhrizadeh minggu lalu dibuat di "Israel", musuh lama Republik Islam.…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Kapal Turki tinggalkan Mediterania Timur

ANKARA (Arrahmah.com) -Sebuah kapal penelitian Turki di tengah pertengkaran dengan Yunani mengenai potensi kekayaan gas di Mediterania timur telah kembali ke pelabuhan, kata kementerian energi Turki, Senin (30/11/2020). Kapal survei…

Kiai Said Aqil Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj dikabarkan positif Covid-19. Hal ini disampaikan langsung sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce, melalui video yang diunggah di akun Youtube…

Harian Iran: Teheran harus bidik Haifa jika "Israel" ada di balik terbunuhnya Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Sebuah opini yang diterbitkan oleh surat kabar Iran pada hari Minggu (29/11/2020) menyarankan Iran harus menyerang kota pelabuhan Haifa "Israel" jika negeri Zionis melakukan pembunuhan seorang ilmuwan yang terkait…

Demi keamanan nasional, pemerintah Selandia Baru akan sembunyikan bukti serangan terorisme di…

CHRISTCHURCH (Arrahmah.com) - Bukti-bukti yang diberikan oleh para menteri dan kepala eksekutif sektor publik dalam penyelidikan serangan terorisme di Christchurch tidak akan dipublikasikan hingga 30 tahun ke depan, ujar pihak berwenang…

Prancis Ngamuk Setelah Pakistan Tuduh Macron Sama Seperti Nazi

PARIS (Arrahmah.com) – Prancis menuntut Pakistan menarik komentar Menteri Federal untuk HAM Shireen Mazari yang menyamakan Presiden Emmanuel Macron dengan Nazi. Melalui Twitter, Mazari menyebut Macron memperlakukan Muslim di Prancis…

Tangan kanan Netanyahu tak tahu-menahu soal Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Menteri kabinet "Israel" Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu (28/11/2020) dia "tidak tahu" siapa yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran di Teheran. “Saya tidak tahu siapa yang…

1 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Blokade "Israel" terhadap Jalur Gaza telah merugikan Palestina lebih dari $ 16 miliar dan mendorong lebih dari satu juta orang di bawah garis kemiskinan hanya dalam waktu lebih dari 10 tahun, menurut laporan baru…

Iklan