"Israel" menegaskan rencananya untuk menyita Tepi Barat

27

Support Us

TEPI BARAT (Arrahmah.com) – “Israel” menegaskan rencananya pada Kamis (21/1/2016) untuk mengambil alih tanah pertanian yang subur di Tepi Barat yang diduduki.

Dalam email yang dikirim ke Reuters, COGAT, sebuah unit Kementerian Pertahanan “Israel”, mengatakan bahwa keputusan untuk mengambil alih wilayah itu sudah ditetapkan, dan “tanah itu berada di tahap akhir untuk dinyatakan sebagai tanah milik negara (Israel).”

Pengambilalihan tanah ini pertama kali disiarkan oleh radio militer “Israel” pada Rabu (20/1). Wilayah yang disita tersebut meliputi 154 hektar tanah di Lembah Jordan, dekat dengan Jericho, area di mana “Israel” sudah memiliki banyak pemukiman pertanian yang dibangun di atas tanah milik rakyat Palestina.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, pada Rabu (20/1) mengecam perampasan tanah tersebut, yang merupakan perampasan terbesar di Tepi Barat sejak Agustus 2014.

“Kegiatan permukiman adalah pelanggaran hukum internasional dan bertentangan dengan pernyataan pemerintah “Israel” untuk mendukung solusi dua-negara dalam konflik ini,” kata Ban dalam sebuah pernyataan, lansir Today’s Zaman.

Tanah tersebut, sebagian sudah dikelola oleh pemukim Yahudi di sebuah area yang sepenuhnya di bawah kontrol militer dan sipil “Israel”, terletak di dekat ujung sebelah utara Laut Mati. Tidak ada warga Palestina saat ini tinggal di sana.

Para pejabat Palestina mengecam perampasan tersebut pada Rabu (20/1). Hanan Ashrawi, anggota senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), menyebut perampasan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional.

“Israel” mencuri tanah [Palestina] khususnya di Lembah Yordan dengan dalih itu ingin mencaploknya,” katanya kepada Reuters.

“Hal ini seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat internasional untuk melakukan intervensi secara nyata dan efektif untuk mengakhiri agresi [Israel] yang mencolok dan parah yang membunuh semua peluang perdamaian.”

Menurut organisasi anti-pemukiman Yahudi, Peace Now, pada Agustus 2014, “Israel” mengambil alih 400 hektar lahan di blok permukiman Etzion dekat Bethlehem. Ini merupakan yang terbesar dalam 30 tahun.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Mesir: Qatar rusak pembicaraan damai melalui dukungan untuk pemerintah Libya

KAIRO (Arrahmah.com) - Qatar merusak pembicaraan damai melalui dukungannya untuk Pemerintah Nasional Libya (GNA) yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata para pejabat Mesir, yang dilansir Al-Monitor. Oktober lalu, Qatar…

Tidak ada penghormatan bagi tahanan Palestina yang meninggal di penjara "Israel"

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Pintu rumah keluarga Baroud telah ditutup untuk selamanya. Penghuninya, Raya Baroud dan putra satu-satunya, Fares, tewas di bawah tekanan pendudukan "Israel". Keluarga tersebut telah menanggung rasa sakit dan…

Bendera Azerbaijan dikibarkan di kota Lachin yang baru dibebaskan

LACHIN (Arrahmah.com) - Tentara Azerbaijan memasuki wilayah Lachin pada Selasa setelah 28 tahun pendudukan oleh pasukan Armenia dan mengibarkan bendera nasional Azerbaijan di pusat kota. Dalam gambar yang dibagikan oleh Kementerian…

Pejuang asal Suriah telah kembali dari Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Tentara bayaran Suriah yang dipasok Turki telah kembali ke daerah yang dikendalikan oleh pejuang oposisi di Suriah setelah bertempur di sisi pasukan Azerbaijan di wilayah Karabakh, Observatorium Suriah untuk Hak…

Pihak berwenang India mulai memburu para aktivis dan lembaga pro-kebebasan di Kashmir

SRINAGAR (Arrahmah.com) - Pada 28 Oktober 2020, pihak berwenang India di Kashmir menggerebek rumah dan kantor Parveena Ahangar, seorang wanita pembela hak asasi manusia. Atas tuduhan "pendanaan teroris", pihak berwenang secara mengejutkan…

Tentara Turki tewas di Suriah utara

AFRIN (Arrahmah.com) - Seorang tentara Turki tewas di Suriah utara yang dikuasai Turki pada Kamis (3/12/2020) selama bentrokan dengan pasukan milisi Kurdi yang dianggap "teroris" oleh Ankara, kementerian pertahanan Turki mengungkapkan di…

Pasukan keamanan Irak mulai ditempatkan di Sinjar

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Pasukan keamanan Irak pada Selasa mulai melaksanakan rencana penempatannya di pusat distrik Sinjar di provinsi Niniwe utara. "Rencana untuk mengerahkan pasukan keamanan di pusat Sinjar telah dilaksanakan oleh…

Zionis 'Israel' hancurkan tangga bersejarah menuju Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Zionis "Israel" pada Ahad (29/11/2020) menghancurkan tangga bersejarah yang mengarah ke Gerbang Singa Masjid Al-Aqsa (Bab Al-Asbat) dan Kota Tua Yerusalem. Ketua Komite Pelestarian Pemakaman Islam di Yerusalem,…

Danai HTS, Mantan Tentara Wanita AS Ditangkap FBI

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Seorang mantan tentara wanita Amerika Serikat (AS) ditangkap para agen FBI atas tuduhan memberikan dukungan keuangan pada kelompok pembebasan Suriah, Hai'ah Tahrir Syam (HTS). Maria Bell (53), asal Hopatcong,…

Militer Turki hujani Raqqa dengan serangan mematikan

RAQQA (Arrahmah.com) - Tentara Turki dan kelompok militan sekutunya meningkatkan serangan mereka di provinsi Al-Raqqa pada Ahad malam (29/11/2020), di tengah laporan bahwa Ankara berusaha meluncurkan operasi baru melawan Pasukan Demokrat…

Meski Diprotes, Sri Lanka Keukeuh Kremasi Korban Covid-19 Muslim

KOLOMBO (Arrahmah.com) – Mahkamah Agung (MA) Sri Lanka menolak petisi komunitas Muslim yang menentang kremasi jenazah Muslim korban Covid-19. Peraturan Pemerintah Sri Langka menyebutkan jenazah korban Covid-19 agar dikremasi. Sebanyak 12…

Ucap Belasungkawa Kematian Ilmuwan Nuklir Iran, Taliban Kunjungi Kedubes Iran Di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) – Kedutaan Besar Iran di Qatar mengatakan sebuah delegasi Taliban telah tiba di gedung kedutaan pasca pembunuhan ilmuwan terkemuka program nuklir Iran. Delegasi yang berasal dari kantor politik Taliban datang untuk…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah