Berita Dunia Islam Terdepan

Ledakan mematikan hantam daerah padat turis di Istanbul

45

Support Us

ISTANBUL (Arrahmah.com) – Setidaknya 10 orang tewas dalam ledakan di alun-alun bersejarah Sultan Ahmet di pusat Istanbul, yang merupakan objek wisata utama, kata pejabat di kantor gubernur Instanbul.

Sebagaimana dilansir oleh Al Jazeera, Selasa (12/1/2016), ledakan itu terjadi sekitar pukul 10:20 waktu setempat pada Selasa pagi. Dalam sebuah pernyataan, pejabat kantor gubernur Istanbul mengatakan bahwa 10 orang tewas dan 15 luka-luka.

“Penyelidikan terhadap penyebab ledakan, jenis ledakan dan pelaku sedang dilakukan,” katanya dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Dogan, lansir Al Jazeera.

Wisatawan asing diyakini berada di antara korban ledakan tersebut.

Setidaknya satu saksi melaporkan bahwa seorang pelaku bom bunuh diri bertanggung jawab atas ledakan itu, tetapi penyebab resmi ledakan itu belum diumumkan.

Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu telah mengadakan pertemuan keamanan darurat dengan para menteri dan pejabat penting.

Setelah ledakan itu, ambulans bergegas menuju lokasi kejadian di alun-alun Sultan Ahmet, dekat dengan Masjid Biru dan Hagia Sophia, yang berada di daerah wisata utama kota terpadat Turki.

Berita Terkait

Ambulans tersebut mengangkut para korban yang terluka, sedangkan polisi dikerahkan untuk memblokir jalan-jalan.

Polisi mengambil langkah-langkah ekstra untuk melindungi orang-orang terhadap kemungkinan terjadi ledakan kedua.

“Saksi mengatakan bahwa ledakan itu terdengar dari lingkungan yang lain. Saksi mata mengatakan bahwa tanah bergetar,” Emre Rende, wartawan Al Jazeera melaporkan dari Istanbul.

Rende mengatakan bahwa polisi sedang melakukan pencarian di luar daerah yang telah ditutup itu.

Erdem Koroglu, yang bekerja di kantor terdekat pada saat ledakan itu terjadi, mengatakan kepada televisi NTV bahwa ia melihat beberapa orang tergeletak di tanah setelah ledakan itu.

“Sulit untuk mengatakan siapa yang hidup atau mati,” kata Koroglu. “Bangunan bergetar akibat kekuatan ledakan.”

Ledakan itu terjadi hanya berselang setahun setelah seorang pengebom bunuh diri wanita meledakkan dirinya di sebuah kantor polisi di alun-alun yang sama, satu orang tewas dan yang lainnya terluka.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.