Di kabin pesawat aparat TNI ini berucap: "Hati-hati mbak awas tasnya meledak"

151

Support Us

PEKANBARU (Arrahmah.com) – Seorang penumpang pesawat Lion Air JT 141 jurusan Pekanbaru-Medan yang belakangan diketahui aparat TNI berinisial Mayor TNI CBA St dilaporkan telah membuat keresahan para penumpang dan awak pesawat.

Ini dipicu oleh ucapan sang aparat TNI itu kepada pramugari, “Hati-hati mbak awas tasnya meledak.”

Mengutip Viva, pesawat Lion Air JT 141 jurusan Pekanbaru-Medan itu menunda penerbangan pada Jumat (8/1/2016). Padahal, semua penumpang sudah masuk pesawat dan tinggal berangkat.

Pilot Kapten Abimanyu Hadi memutuskan pesawat tidak terbang. Karena ada ancaman yang diduga bom dari tas salah seorang penumpang yang belakangan diketahui oknum anggota TNI.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIk, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada saat seorang penumpang laki-laki menaiki pesawat dengan memegang tas.

Lalu, pramugari memberitahukan untuk meletakkan tasnya di dalam kabin di atas tempat duduk penumpang.

“Namun salah satu penumpang tersebut masih tetap memegang tasnya. Saat pramugari meminta penumpang tersebut meletakkan tasnya di dalam kabin pesawat, si penumpang malah mengatakan ‘hati-hati mbak awas tasnya meledak’,” terang Guntur.

Berita Terkait

Guntur menjelaskan, asumsi pramugari menduga bahwa tas tersebut berisi bom. Selanjutnya, pramugari melaporkan kejadian tersebut kepada pilot.

“Saat itu juga pilot melaporkan kepada petugas pengamanan bandara,” katanya.

Dari laporan tersebut, Avsec segera meminta semua penumpang turun untuk keamanan. Namun, setelah dilakukan pengecekan tas tersebut, ternyata tidak ada bom.

“Si penumpang diamankan ke pos security bandara. Setelah diinterogasi ternyata identitas penumpang tersebut seorang perwira TNI AD bernama Mayor TNI CBA St, kesatuan Secapa AD. Dia sudah mutasi di Bekang Pekanbaru,” katanya.

Sekitar jam 17.00 WIB oknum TNI dibawa ke DENPOM AD Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait, Manager Operasi Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Hasturman Yunus mengatakan sesuai undang-undang penerbangan nomor 1 tahun 2009, penumpang yang sengaja mengganggu atau membahayakan penerbangan diancam hukuman satu tahun penjara.

“Yang bersangkutan bisa diterapkan dengan UU Penerbangan tahun 2009. Namun, kita percayakan pemeriksaan itu ke Denpom TNI,” katra dia, lansir Antara. (azm/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Houtsi klaim rebut wilayah di selatan Saudi

NAJRAN (Arrahmah.com) - Gerakan Ansarallah (pasukan Houtsi) megklaim telah mencetak kemajuan besar baru-baru ini di wilayah selatan Arab Saudi, menyusul operasi besar di dalam wilayah Al-Dahrah di Provinsi Najran. Menurut klaim yang…

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

30 pasukan Afghan tewas digasak bom di Ghazni

KABUL (Arrahmah.com) - Sebuah pemboman mobil di provinsi tengah Afghanistan, Ghazni, menewaskan sedikitnya 30 anggota pasukan keamanan Afghanistan pada Minggu (29/11/2020), kata para pejabat, dan korban dapat meningkat mengingat intensitas…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Trump soal pembunuhan Fakhrizadeh: Pukulan telak untuk Iran

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Presiden AS Donald Trump me-retweet postingan seorang jurnalis "Israel", yang merupakan ahli di dinas intelijen "Israel", Mossad, tentang pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh di Teheran pada hari…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

Iklan