Mujahidin IIA dan tentara penjajah AS terlibat pertempuran sengit di provinsi Helmand, satu helikopter AS berhasil ditembak jatuh

54

Support Us

HELMAND (Arrahmah.com) – Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (IIA) dilaporkan membunuh seorang tentara AS dan melukai dua lainnya saat mereka membantu tentara boneka Afghanistan dalam pertempuran sengit di kota Marjah, provinsi Helmand, Afghanistan selatan, lansir LWJ pada Selasa (5/1/2016).

“Seorang tentara AS tewas selama operasi di dekat Marjah dan dua lainnya terluka,” klaim militer AS dalam sebuah siaran pers.

Identitas dari tentara yang tewas tidak diungkapkan namun seorang pejabat militer AS di Afghanistan mengatakan kepada LWJ bahwa unit operasi khusus sedang melakukan operasi di Marjah bersama rekan Afghanistan.

“Ini merupakan situasi yang sedang berlangsung dan masih terjadi pertempuran di lingkungan sekitarnya,” ujar pejabat pers Pentagon, Peter Cook dihadapan para wartawan.

Berita Terkait

Cook juga mengatakan bahwa helikopter Pavehawk HH-60 yang digunakan oleh tim pencari dan penyelamat Angkatan Udara AS, yang berusaha mengevakuasi tentara di darat, menjadi sasaran tembak Mujahidin IIA. Salah satu helikopter terjatuh di lokasi kejadian. Mujahidin IIA mengaku bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter Pavehawk tersebut.

Mujahidin IIA telah mengepung kota Marjah selama lebih dari satu bulan. Distrik Nad Ali, yang meliputi Marjah, hampir sepenuhnya berada di bawah kendali IIA.

Dari 13 distrik di provinsi Helmand, lima telah dikendalikan oleh IIA, yaitu Nowzad, Musa Qala, Baghran, Dishu dan Sangin dan lima lainnya sedang diperebutkan, yaitu Nahr-i-Sarraj, Kajaki, Nad Ali, Garmsir dan Khanashin. Dari tiga distrik yang tersisa, menurut laporan LWJ situasinya masih tidak jelas.

Pasukan khusus AS dan Inggris telah dikerahkan di provinsi Helmand sejak musim panas 2015 untuk mendukung pasukan boneka Afghanistan. Namun, penyebaran pasukan khusus tersebut tidak berhasil mencegah distrik Nowzad, Sangin dan Musa Qala jatuh ke tangan IIA.

Di luar Helmand, IIA secara signifikan memperluas pengaruhnya dalam satu tahun terakhir. Saat ini IIA menguasai 40 distrik di Afghanistan dan sedang memperjuangkan 39 distrik lainnya, menurut laporan LWJ. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

Kanada kurangi hukuman teroris penyerang Masjid di Quebec

QUEBEC (Arrahmah.com) – Pengadilan banding di provinsi Quebec, Kanada, telah memutuskan bahwa tersangka penyerang sebuah masjid di kota Quebec pada 2017 akan dapat mengajukan pembebasan bersyarat dalam 25 tahun. Pengadilan menyatakan,…

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

1 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Blokade "Israel" terhadap Jalur Gaza telah merugikan Palestina lebih dari $ 16 miliar dan mendorong lebih dari satu juta orang di bawah garis kemiskinan hanya dalam waktu lebih dari 10 tahun, menurut laporan baru…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

Menteri Denmark: Ummat Islam Denmark Harus Dukung Seks Pra Nikah

KOPENHAGEN (Arrahmah.com) – Mattias Tesfaye, Menteri Luar Negeri dan Integrasi Denmark, mengatakan pernyataan kontroversial dalam sebuah unggahannya di sosial media usai pertemuan dengan beberapa ulama Muslim. Ia mengatakan bahwa perempuan…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

Cendekiawan Muslim kecam fatwa anti-Ikhwanul Muslimin oleh Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) pada Sabtu (28/11/2020) mengutuk fatwa Saudi yang memfitnah Ikhwanul Muslimin, yang menggambarkan kelompok tersebut sebagai organisasi tersesat dan teroris, Quds…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

Iklan