Arab Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran

86

Support Us

RIYADH (Arrahmah.com) – Arab Saudi telah mengumumkan bahwa mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran setelah serangan pada Sabtu (2/1/2016) di kedutaannya di Teheran selama aksi protes.

Adel Al-Jubeir, Menteri Luar Negeri Saudi, membuat pengumuman pada Ahad (3/1) dan mengatakan bahwa mereka akan meminta misi diplomatik Iran untuk meninggalkan kerajaan dalam waktu 48 jam, lansir Al Jazeera.

Kementerian luar negeri Saudi juga mengumumkan bahwa staf misi diplomatik mereka telah dievakuasi dan sedang dalam perjalanan kembali ke kerajaan. Laporan-laporan mengatakan pesawat yang membawa staf Saudi telah mendarat di Dubai, Uni Emirat Arab.

Pada konferensi pers di Riyadh, Jubeir mengatakan bahwa selama protes Sabtu di luar gedung kedutaan Saudi di ibukota Iran, Teheran, perwakilan diplomatik Saudi meminta bantuan ke kementerian luar negeri Iran, namun permintaan tersebut diabaikan tiga kali.

Menyebut serangan di kedutaan tersebut sebagai tindakan agresi, Jubeir mengatakan bahwa Iran memiliki sejarah “melanggar misi diplomatik”, mengutip serangan di kedutaan besar AS di Teheran pada tahun 1979 dan kedutaan Inggris di tahun 2011.

Berita Terkait

“Agresi ini yang sedang berlangsung terhadap misi diplomatik adalah pelanggaran semua perjanjian dan konvensi internasional,” ujarnya, menambahkan bahwa itu adalah bagian dari upaya Iran untuk mengacaukan kawasan.

Tim pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan api di gedung kedutaan Saudi di Teheran. (Foto: Reuters)
Tim pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan api di gedung kedutaan Saudi di Teheran. (Foto: Reuters)

Berbicara kepada Al Jazeera dari Beirut, Libanon, Joseph Kechichian, pengamat Timur Tengah, mengatakan keputusan Saudi cukup mengejutkan.

“Ini adalah eskalasi yang akan menciptakan kekacauan di kawasan,” ujarnya.

Pengumuman oleh Jubeir datang setelah demonstran menyerbu kedutaan Saudi di Teheran pada Sabtu (2/1) dalam protes menentang eksekusi mati yang dilakukan oleh Kerajaan Saudi terhadap 47 terpidana “terorisme” termasuk seorang pendeta Syiah terkemuka Nimr Al-Nimr.

Demonstran menyerbu kedutaan Saudi di ibukota Iran, menghancurkan perabotan di dalam gedung dan mulai menyalakan api yang mengakibatkan kebakaran. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Australia harus miliki sendiri laporan kejahatan pasukannya di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Pejabat tinggi militer Australia pada Minggu (22/11/2020) bahwa departemen pertahanan harus memiliki laporan terbaru mengenai pasukannya yang melakukan kejahatan di Afghanistan dan bersumpah untuk melakukan…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Lembaga donor internasional siap topang Afghan dengan miliaran dolar

JENEWA (Arrahmah.com) - Puluhan lembaga donor mulai menjanjikan miliaran dolar sebagai bantuan bagi Afghanistan dalam konferensi yang digelar di Jenewa hari Selasa (24/11/2020), dengan harapan negosiasi damai yang dibangun antara pemerintah…

Berdalih dihujani roket Palestina, Zionis lancarkan serangan udara di Gaza

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai balasan atas roket yang ditembakkan dari Palestina ke dalam wilayahnya, militer Zionis mengklaim pada Minggu (22/11/2020). Tidak dilaporkan adanya…

Trump soal pembunuhan Fakhrizadeh: Pukulan telak untuk Iran

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Presiden AS Donald Trump me-retweet postingan seorang jurnalis "Israel", yang merupakan ahli di dinas intelijen "Israel", Mossad, tentang pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh di Teheran pada hari…

Ilmuwan nuklir Iran tewas dibunuh, Iran salahkan AS dan "Israel"

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala militer Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan "tangan kriminal" Amerika Serikat dan "Israel" terlihat jelas dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir top di Teheran pada Jumat (27/11/2020), kantor…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

Militan ISIS Menyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Militan Islamic State (atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan 28 roket yang menewaskan 8 orang dan melukai 30 orang lainnya di Kabul (21/11/2020). ISIS menyatakan bahwa…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Iklan