Berbicara dengan seorang Muslim, gratis kopi dan donat

Singkirkan Islamofobia, Haydar, seorang Muslimah AS, dan suaminya, Sebastian, mencetuskan sebuah ide dengan mendirikan sebuah stand dan membagikan kopi dan donat gratis.
32

CAMBRIDGE (Arrahmah.com) – Sangat sering, ketika berhadapan dengan ketidakadilan, orang-orang akan mengambil sikap. Nah, salah satunya adalah Muslimah ini. Dia memutuskan untuk membuat sebuah stand.

Dalam sebuah posting Facebook, Mona Haydar menjelaskan keputusannya untuk keluar dari zona kenyamanan dan membuka diri kepada publik. Berbekal sekotak donat dan kopi, Haydar mendirikan sebuah stand di luar sebuah perpustakaan di Cambridge, Massachusetts, lansir Yahoo News, Senin (28/12/2015).

Di stand itu dia memasang spanduk yang bertuliskan “Berbicaralah dengan seorang Muslim, “Gratis kopi dan donat,” “percakapan Gratis” dan “bertanyalah kepada seorang Muslim.” Suaminya, Sebastian, yang membuat spanduk tulisan itu.

Haydar menulis bahwa ia mendapatkan banyak ucapan “Terima kasih untuk melakukan hal ini”, sementara beberapa orang meminta maaf atas gelombang Islamofobia yang mencengkeram Amerika.

Pada bulan Desember, serangan Islamofobia ditandai dengan pembakaran sebuah masjid di AS. Dalam beberapa kasus, orang meletakkan kepala babi di masjid di AS, Australia dan Inggris.

Haydar dan suaminya menemukan ide untuk membuat stand tersebut pada saat makan malam. Ketika mereka sedang makan, Sebastian mengatakan: “Bagaimana jika kita melakukan sesuatu yang agak gila?”

“Dia sudah melihat segmen ini di American Life, di mana seorang pemuda Irak telah melakukan ‘Ask an Iraqi,”, Haydar mengatakan kepada NPR .

“Dan [Sebastian] mengatakan, ‘Mengapa kita tidak memikirkan hal ini sebelumnya? Mengapa kita tidak keluar dan berbicara dengan orang-orang?'”

“Jadi, kami melakukannya,” kata Haydar.

Haydar mengatakan bahwa ada beberapa orang mengambil kopi dan donat tanpa melakukan percakapan, akan tetapi ada beberapa orang yang berhenti dan bercakap-cakap dengan Haydar dan suaminya, Sebastian.

“Ada seorang wanita yang hampir menangis dan bertanya kapan kami kembali lagi sehingga dia bisa membawa sekotak donat kepada kami untuk dibagikan,” tulis Haydar dalam posting Facebook-nya.

Dalam waktu singkat, postingan tersebut telah mendapatkan lebih dari 20.000 share dan 1.600 komentar. Sebagian besar memberikan komentar yang positif, walaupun ada beberapa yang memberikan komentar dengan sentimen anti-Islam.

Haydar mengatakan bahwa ada beberapa orang mengambil kopi dan donat tanpa melakukan percakapan, akan tetapi ada beberapa orang yang berhenti dan bercakap-cakap dengan Haydar dan suaminya, Sebastian.
Haydar mengatakan bahwa ada beberapa orang mengambil kopi dan donat tanpa melakukan percakapan, akan tetapi ada beberapa orang yang berhenti dan bercakap-cakap dengan Haydar dan suaminya, Sebastian.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.