Khawatir gabung ISIS, sekolah di Inggris diminta mengawasi penggunanaan internet para siswa

Siswi Bethnal Green Academi di London, yang diketahui seagai Shamima Begum (15), Amira Abase (15), dan Kadiza Sultana (16), terbang dari London ke Istanbul untuk melakukan perjalanan ke Suriah pada bulan Februari. (Foto: BBC)
18

LONDON (Arrahmah.com) – Menteri Pendidikan Inggris, Nicky Morgan, meminta sekolah-sekolah di Inggris untuk memasang penyaring internet dan mengawasi pemakaian internet para siswa. Ia mengklaim, hal ini untuk melindungi mereka dari radikaliasi.

Para menteri di kabinet Inggris khawatir anak muda dapat menjadi sasaran para ektremis dan ada kemungkinan proses radikaliasi lewat komputer sekolah.

Morgan menambahkan, sebagian murid bisa saja mengakses informasi tentang ISIS di sekolahnya.

Pihak Asosiasi sekolah menyatakan menyambut baik rencana tersebut, lansir BBC (23/12/2015).

Pada bulan Februari, siswi Bethnal Green Academi di London, yang diketahui seagai Shamima Begum (15), Amira Abase (15), dan Kadiza Sultana (16), terbang dari London ke Istanbul untuk melakukan perjalanan ke Suriah.

Namun, kepala sekolah mengatakan tidak terbukti kalau para siswa menjadi radikal karena mengakses internet di sekolah, karena para siswa tidak bisa mengakses media sosial lewat komputer sekolah.

(fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.