Sebarkan propaganda ISIS di media sosial, pria New York dihukum 30 tahun penjara

An image made available by the jihadist Twitter account Al-Baraka news on June 11, 2014 allegedly shows militants of the jihadist group Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) hanging the Islamic Jihad flag on a pole at the top of an ancient military fort after they cut a road through the Syrian-Iraqi border between the Iraqi Nineveh province and the Syrian town of Al-Hasakah. AFP PHOTO / HO / ALBARAKA NEWS === RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / HO / ALBARAKA NEWS" - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS FROM ALTERNATIVE SOURCES, AFP IS NOT RESPONSIBLE FOR ANY DIGITAL ALTERATIONS TO THE PICTURE'S EDITORIAL CONTENT, DATE AND LOCATION WHICH CANNOT BE INDEPENDENTLY VERIFIED ===
10

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Seorang pria New York, salah satu perekrut untuk kelompok “Daulah Islamiyah” atau Islamic State (IS) yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, yang telah ditangkap di Amerika Serikat mengaku bersalah pada Kamis (17/12/2015) karena berusaha untuk memberikan dukungan material kepada kelompok pimpinan Abu Bakar Baghdadi itu.

Mufid Elfgeeh (31) menghadapi hukuman maksimal 30 tahun penjara, denda $ 250.000 dan pengawasan seumur hidup setelah bebas, di tengah langkah Amerika Serikat meningkatkan pengawasan pasca serangan penembakan massal di Kalifornia pada tanggal 2 Desember lalu, lansir MEE.

Dia menggunakan media sosial untuk menyebarkan propaganda IS, menyatakan dukungan untuk kelompok itu dan mencari kontribusi keuangan, serta mencoba untuk merekrut anggota.

Elfgeeh mengaku bersalah “karena mencoba untuk memberikan dukungan material dan sumber daya” untuk IS, Departemen Kehakiman AS mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Salah satu perekrut ISIS pertama yang pernah ditangkap di negara ini dihukum karena tuduhan terkait terorisme,” kata Jaksa AS William Hochul.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.