Pasukan koalisi pimpinan Saudi tembak jatuh rudal dari Yaman

Armed Yemeni tribesmen from the Popular Resistance Committees, supporting forces loyal to Yemen's Saudi-backed fugitive President Abedrabbo Mansour Hadi, hold a position in Marib province, east of the capital, Sanaa on September 18, 2015. A Saudi-led coalition is making slow but steady progress five days into a major offensive towards the rebel-held capital of Yemen, a coalition source said. Taking Marib, in central Yemen, would allow the coalition to move on Sanaa which the Huthis seized last year. AFP PHOTO / ABDULLAH HASSAN / AFP / Abdullah Hassan
10

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Arab Saudi mengatakan telah menembak jatuh sebuah rudal yang ditembakkan dari Yaman, beberapa jam setelah pembicaraan damai di Swiss selesai tanpa terobosan apapun dan kegagalan untuk memperbaharui gencatan senjata sebagian besar tidak berhasil, lansir MEE pada Senin (21/12/2015).

Dalam pernyataan singkatnya, koalisi yang dipimpin Arab mengatakan pertahanan udara mereka menghentikan rudal yang menuju distrik Jazan di selatan Saudi. “Pasukan Udara segera menghancurkan landasan peluncuran di Yaman,” kata koalisi.

Arab Saudi telah mengerahkan baterai rudal Patriot yang dirancang untuk melawan rudal balistik yang ditembakkan oleh pemberontak Syiah Houtsi di Yaman, yang memerangi pemerintah Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung Saudi.

Serangan itu terjadi tiga hari setelah pertahanan udara Saudi mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman, pada hari yang sama rudal kedua menghantam sebuah gurun wilayah timur kota Najran.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.