Pasca penangkapan sejumlah orang, BNPT tandatangani nota kerjasama dengan Australia

44

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Pasca penagkapan sejumlah orang yang dituduh teroris oleh Densus 88 di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menandangani nota kerjasama dengan Australia. Penandatanganan ini dilakukan oleh pejabat Kementerian Luar Negeri Australia Peter Varghese dan Kepala BNPT Saut Usman, di Sydney, Senin (21/12/2015).

Mengutip bbcindonesia, Juru bicara BNPT Irfan Idris menjelaskan bahwa cakupan kerja sama di antaranya adalah meminimalkan formasi atau terbentuknya kelompok teroris dan menangkal narasi serta penyebaran ideologi kelompok anarkis di Suriah dan Irak.

Irfan mengatakan ancaman terorisme masih relevan di Indonesia meski sejak beberapa tahun terakhir tidak terjadi serangan teror dalam skala besar seperti yang terjadi di Bali dan di Jakarta pada periode 2002 hingga 2009.

“Selain sifatnya yang lintas negara, tidak ada serangan (besar) bukan berarti sudah tidak ada lagi kelompok teroris (di Indonesia),” kata Irfan.

Mungkin saja kevakuman ini disebabkan kelompok-kelompok radikal memusatkan perhatian mereka di Irak dan Suriah.

“Kalau mereka ini pulang dari Irak atau Suriah dan menjadikan Indonesia sebagai medan jihad, tidak tertutup kemungkinan mereka melakukan aksi,” katanya.

Bubarkan BNPT

Sebelumnya pengamat terorisme dari Kajian Stratejik Intelejen (KSI) Universitas Indonesia Ridlwan Habib, mengatakan upaya yang dilakukan oleh BNPT selama ini adalah penindakan yang menggunakan penindakan dengan labelling, penindakan secara brutal dan semena-mena. Parahnya, hal itu ditujukan terhadap orang-orang yang baru dicurigai atau bahkan tidak terlibat dalam tindakan terorisme.

Cara-cara semacam itu justru kontraproduktif dan menimbulkan dendam, termasuk dengan melakukan kebrutalan kepada keluarga tersangka. Akibatnya, lanjut Ridlwan, BNPT justru menambah musuh.

“Kalau saran saya, BNPT itu bubarkan saja lah,” tegasnya, lansir Kiblat.net (2/12/2015).

Dia menambahkan bahwa setelah BNPT dibubarkan, penindakan diserahkan kepada kepolisian. Sedangkan, upaya-upaya deradikalisasi dapat dilaksanakan oleh Kementerian Agama dengan membentuk satu unit khusus yang menanganinya.

Ridlwan menyebut, selain dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), BNPT juga mendapat dana dari donor luar negeri. Sementara pengelolaan dana-dana tersebut dinilainya tak profesional.

“Memang biaya mereka ini dari funding-funding (pendonor) asing besar. Harus ditelusuri berapa dana BNPT dari internasional, bagaimana pertanggungjawabannya,” tukasnya.

Senada dengan itu, Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani. berpendapat selama BNPT masih ada, berarti terorisme tidak pernah selesai.

“Kalau ingin selesai terorisme, berarti BNPT dihapus,” ungkap Siane, dikutip dari Kiblat.net (2/12).

Selama ini, BNPT merupakan lembaga yang khusus menangani terorisme. Agar tak ditutup, lanjut Siane, maka akan dilakukan rekayasa-rekayasa terkait terorisme. (azm/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Houtsi klaim rebut wilayah di selatan Saudi

NAJRAN (Arrahmah.com) - Gerakan Ansarallah (pasukan Houtsi) megklaim telah mencetak kemajuan besar baru-baru ini di wilayah selatan Arab Saudi, menyusul operasi besar di dalam wilayah Al-Dahrah di Provinsi Najran. Menurut klaim yang…

Polda Metro Resmi Panggil Habib Rizieq Shihab Selasa

JAKARTA (Arrahmah.com) - Polda Metro Jaya memanggil Habib Muhammad Rizieq Shihab pada Selasa (1/12/2020). Pemanggilan Habib Rizieq terkait dengan kerumunan massa dan simpatisan FPI dalam acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab di…

Ubah Gaya Hidup, Kasus HIV-AIDS Pun Meredup

(Arrahmah.com) - Belum beres mengatasi pandemi Covid 19, negeri ini pun sebenarnya masih punya PR dalam masalah penanganan kasus kesehatan lainnya, yaitu HIV-AIDS (Human Imun Vyrus-Acquired Immuno Deficiency Syndrome). Ia merupakan virus…

Turki kecam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki pada hari Sabtu (28/11/2020) mengutuk "pembunuhan keji" ilmuwan nuklir Iran dan menyerukan agar para pelaku serangan tersebut dimintai pertanggungjawaban. Kementerian luar negeri Turki juga mendesak "semua…

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Iran akan percepat program nuklirnya

TEHERAN (Arrahmah.com) - Meskipun mendapat tentangan keras, badan pengawas tertinggi Iran pada Rabu menyetujui rencana aksi parlemen untuk melawan sanksi Amerika Serikat dengan mempercepat program nuklirnya. Dewan Penjaga, sebuah badan…

Cendekiawan Muslim kecam fatwa anti-Ikhwanul Muslimin oleh Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) pada Sabtu (28/11/2020) mengutuk fatwa Saudi yang memfitnah Ikhwanul Muslimin, yang menggambarkan kelompok tersebut sebagai organisasi tersesat dan teroris, Quds…

Anies Raih Penghargaan Gubernur Terpopuler 2020

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020. Kompetisi tersebut berdasarkan kinerja humas pemerintah di kementerian, lembaga, Pemerintah Daerah,…

Munarman: FPI Tidak Bisa Dikapitalisasi Kepentingan Politik

JAKARTA (Arrahmah.com) - Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan banyak pihak yang mencoba memanfaatkan Front Pembela Islam (FPI) untuk kepentingan politik, tetapi tidak berhasil. Hal tersebut diungkapkan Munarman dalam tayangan YouTube…

Kapal Turki tinggalkan Mediterania Timur

ANKARA (Arrahmah.com) -Sebuah kapal penelitian Turki di tengah pertengkaran dengan Yunani mengenai potensi kekayaan gas di Mediterania timur telah kembali ke pelabuhan, kata kementerian energi Turki, Senin (30/11/2020). Kapal survei…

Aliyev puji peran Turki dan Rusia dalam mediasi Nagorno-Karabakh

BAKU (Arrahmah.com) - Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan pada Jumat (4/12/2020) menambahkan bahwa Turki dan Rusia memainkan peran penting terkait implementasi kesepakatan gencatan senjata. Berbicara melalui konferensi video pada…

Pejuang asal Suriah telah kembali dari Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Tentara bayaran Suriah yang dipasok Turki telah kembali ke daerah yang dikendalikan oleh pejuang oposisi di Suriah setelah bertempur di sisi pasukan Azerbaijan di wilayah Karabakh, Observatorium Suriah untuk Hak…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah