Kakek ini mengubah bus menjadi dapur 'berjalan' untuk memberi makan para pengungsi

48

Support Us

INGGRIS (Arrahmah.com) – Seorang kakek Muslim dari Inggris memberi makan kepada 15.000 pengungsi setiap harinya. Ia mengubah bus menjadi dapur.

Ghafoor Husain, dari Stockton-on-Tees, menghabiskan ribuan pound untuk membeli dan mengubah bus menjadi dapur untuk membantu orang-orang yang telah mengungsi dari negara mereka dengan harapan kehidupan yang lebih baik di Eropa.

Lebih dari setengah juta orang telah memasuki Eropa tahun ini -sebagian besar melalui laut, tapi sebagian besar juga datang menyeberangi Balkan.

Berita Terkait

Hussain berencana untuk mengambil makanannya ke Serbia dan Macedonia, dimana ia akan bergabung dengan tim relawan, termasuk dokter.

“Sekitar empat minggu yang lalu saya membawa makanan untuk para pengungsi di Austria, Slovenia, dan Kroasia. Sewaktu tiba di sana, saya lihat orang-orang mendapatkan makanan yang telah dingin. Saya berpikir, harus ada sesuatu yang bisa kami lakukan dan saat itula saya memiliki ide untuk membeli bus dan mengubahnya mejadi dapur berjalan,” Hussain mengatakan sebagaimana dilansir 5 Pillars UK (20/12/2015).

(fath/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Komandan IRGC dan pengawalnya tewas dalam serangan di perbatasan Suriah-Irak

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Pada Senin (30/11/2020), sumber intelijen Irak mengatakan kepada RT Arab tentang dugaan pembunuhan seorang komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) dan tiga pengawalnya, di perbatasan Irak-Suriah. Sumber intelijen…

Kanada kurangi hukuman teroris penyerang Masjid di Quebec

QUEBEC (Arrahmah.com) – Pengadilan banding di provinsi Quebec, Kanada, telah memutuskan bahwa tersangka penyerang sebuah masjid di kota Quebec pada 2017 akan dapat mengajukan pembebasan bersyarat dalam 25 tahun. Pengadilan menyatakan,…

Empat warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau yang ditanam militer Armenia

FUZULI (Arrahmah.com) - Empat warga sipil Azerbaijan kehilangan nyawa mereka setelah bom ranjau yang diletakkan oleh militer Armenia meledak, kata otoritas negara pada Sabtu (28/11/2020). Ledakan tersebut terjadi ketika kendaraan yang…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Turki tak berharap Biden beri sanksi pembelian S-400

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki tak mengharapkan hubungan dengan Amerika Serikat terganggu di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden dan tidak juga tidak mengharapkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, seorang…

AS Tutup 10 Pangkalan Militer di Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Amerika Serikat (AS) menutup setidaknya 10 pangkalan di Afghanistan, setelah penandatanganan kesepakatan damai dengan Taliban pada Februari lalu. Pejabat Afghanistan dan AS mengonfirmasi penutupan…

Pihak berwenang India mulai memburu para aktivis dan lembaga pro-kebebasan di Kashmir

SRINAGAR (Arrahmah.com) - Pada 28 Oktober 2020, pihak berwenang India di Kashmir menggerebek rumah dan kantor Parveena Ahangar, seorang wanita pembela hak asasi manusia. Atas tuduhan "pendanaan teroris", pihak berwenang secara mengejutkan…

FPI: Habib Rizieq Diizinkan Pulang Dari RS Ummi Bogor Karena Sehat Wal Afiat

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar SH, membantah hoax yang beredar bahwa Habib Rizieq Shihab (HRS) kabur dari RS Ummi Bogor, Jawa Barat. "Berita dan informasi itu muncul dari pihak-pihak dan…

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Tangan kanan Netanyahu tak tahu-menahu soal Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Menteri kabinet "Israel" Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu (28/11/2020) dia "tidak tahu" siapa yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran di Teheran. “Saya tidak tahu siapa yang…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Iklan