"Turki tidak akan pernah mengakui invasi Rusia atas Krimea"

64

Support Us

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki terbuka untuk melakukan dialog dengan Rusia untuk menyelesaikan krisis politik baru-baru ini, ungkap Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, Sabtu (19/12/2015), sebagaimana dilansir oleh World Bulletin.

Davutoglu juga mengkritik sanksi ekonomi secara sepihak oleh Moskow serta sikap Presiden Vladimir Putin baru-baru ini yang dianggap melawan Turki.

“Kami siap untuk berbicara dengan Rusia dan saling bertukar pendapat,” kata Davutoglu, saat berbicara pada pertemuan yang diselenggarakan oleh Dewan Hubungan Ekonomi Luar Negeri Turki, atau DEIK, di Istanbul.

“Tapi kita tidak akan pernah membiarkan Rusia mendikte apa pun kepada kami,” tambahnya.

Ketegangan tetap tinggi pasca Turki menembak jatuh jet militer Rusia bulan lalu . Setelah kejadian itu, Rusia memberlakukan berbagai sanksi sepihak terhadap Turki, termasuk larangan impor makanan.

“Kami tidak akan memungkinkan hubungan kita hancur oleh sanksi ekonomi sementara kami telah mengerahkan upaya untuk menyelesaikan krisis politik ini dengan Rusia, “kata Davutoglu.

Presiden Vladimir Putin, saat konferensi pers pada Kamis (17/12) di Moskow, mengatakan bahwa ia tidak melihat kemungkinan adanya perbaikan hubungan dengan Turki.

Putin juga menuduh pemerintah Turki “mengislamisasikan Turki” dan bekerja sama dengan ISIS atas perdagangan minyak di Suriah.

Berita Terkait

Davutoglu mengutuk sikap Putin baru-baru ini yang diaggap melawan Turki, dan menyatakan bahwa “itu tidak pantas untuk seorang negarawan”.

“Apakah Putin tidak tahu bahwa kita adalah sebuah negara Muslim sebulan yang lalu? Ketika dia bertemu dengan presiden kami di KTT G20 di Antalya sebulan lalu, apakah dia tidak tahu tentang kebijakan luar negeri Turki? Jika Turki itu bekerja sama dengan ISIS [seperti yang ia klaim], mengapa tidak ia sebutkan pada waktu itu? “

Di tengah krisis dengan Rusia, perdana menteri Turki juga menyatakan bahwa ia berencana untuk mengunjungi Ukraina dan mengundang Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, ke Turki.

Davutoglu menyatakan bahwa Tatar Krimea akan menjadi salah satu isu penting yang dibahas selama kunjungannya.

Dia juga mengatakan: “Kami tidak mengakui pendudukan Rusia atas Krimea [wilayah Ukraina] dan kami tidak akan mengakui.”

Rusia telah bertindak kejam tehadap orang Turki yang tinggal di Krimea sejak jatuhnya pesawat tempur Rusia, ungkap anggota parlemen Ukraina dan pemimpin Tatar Krimea, Mustafa Dzhemilev, pada Selasa (15/12).

Mengenai penyebaran pasukan Turki di Irak utara, Davutoglu mengatakan: “Dukungan kami [untuk Peshmerga dan para relawan] akan berlanjut sampai Mosul diselamatkan [dari ISIS].”

Pada 4 Desember, Turki memperkuat unit pasukannya di Irak Utara karena meningkatnya ancaman terhadap keamanan mereka.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Media "Israel": Netanyahu temui MBS

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada hari Minggu (22/11/2020) untuk bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, kata…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Lembaga donor internasional siap topang Afghan dengan miliaran dolar

JENEWA (Arrahmah.com) - Puluhan lembaga donor mulai menjanjikan miliaran dolar sebagai bantuan bagi Afghanistan dalam konferensi yang digelar di Jenewa hari Selasa (24/11/2020), dengan harapan negosiasi damai yang dibangun antara pemerintah…

Patriark Serbia Penyangkal Genosida Muslim Bosnia, Meninggal Karena Covid-19

MONTENEGRO (Arrahmah.com) – Pemimpin Gereja Orthodoks Serbia telah meninggal dunia akibat Covid-19 dalam usia 90 tahun. Patriark Irinej dibawa ke rumah sakit pada awal November setelah menghadiri pemakaman kepala Gereja Orthodoks Serbia di…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Iklan