Jum'at: Tiga warga Palestina dibunuh pasukan penjajah "Israel"

58

Support Us

PALESTINA (Arrahmah.com) – Pada Jum’at (18/12/2015), tiga warga Palestina gugur dibunuh oleh pasukan pendudukan “Israel”: seorang di Jalur Gaza, seorang di dekat Ramallah dan seorang lainnya yang meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit juga di Ramallah, menurut Departemen Kesehatan Palestina, sebagaimana dilansir PNN.

Dekat Khan Younis, di bagian selatan Gaza, ketika bentrokan pecah, Mahmoud Muhammad Saed Al-Agha (20) ditembak mati oleh pasukan pendudukan ‘Israel”.

Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf Al-Qidra (31), seorang lainnya ditembak dan terluka oleh peluru tajam, 9 oleh peluru baja berlapis karet, sementara 14 orang menderita inhalasi gas air mata yang parah.

Al-Algha adalah salah satu dari sedikitnya 20 warga Palestina yang dibunuh oleh Pasukan Pendudukan “Israel” atau Israeli Occupation Force (IOF) di Jalur Gaza sejak 1 Oktober lalu.

Mereka semua gugur dalam aksi perlawanan terhadap IOF, kecuali dua: balita malang berusia 2 tahun dan seorang ibu hamil yang gugur dalam serangan udara “Israel” di rumah mereka saat tidur.

Di Tepi Barat yang diduduki, tentara IOF mengklaim bahwa seorang pria Palestina berusaha untuk menabrakkan mobilnya ke arah pasukan pendudukan “Israel” selama “kerusuhan” di dekat kota Silwad, timur laut Ramallah.

Berita Terkait

Mereka menembak dan membunuhnya di tempat kejadian. Pemuda Palestina itu diidentifikasi sebagai Muhammad Abd Al-Rahman Ayyad (21).

Menurut saksi mata, Ayyad dilaporkan dibiarkan kehabisan darah di dalam kendaraan sebelum ambulans “Israel” tiba, membawa jasadnya dalam kantong plastik hitam ke tempat yang tidak diketahui.

Hanya satu jam sebelumnya, warga Palestina lain ditembak dan ditangkap setelah dia dilaporkan berusaha untuk menabrakkan kendaraannya ke arah IOF yang dikerahkan di pos pemeriksaan militer Qalandia di dekat Ramallah.

Pada Jum’at malam, Nashat Jamal Asfour (33), meninggal karena luka serius yang berkelanjutan di Kompleks Medis Palestina di Ramallah.

Ia ditembak dengan peluru tajam di dadanya oleh seorang tentara “Israel” selama bentrokan di kota kelahirannya sebelumnya pada hari Jumat.

Menurut Departemen Kesehatan, dalam siaran pers pada Jum’at malam, sejak awal Oktober 129 warga Palestina dibunuh oleh IOF, termasuk 26 anak-anak dan 6 perempuan.

(banan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Iran siap balas dendam atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Pembunuhan ilmuwan nuklir ternama Iran oleh penyerang tak dikenal dikaitkan dengan "Israel" oleh pejabat senior politik dan militer di Teheran, Anadolu Agency melaporkan, Sabtu (28/11/2020). Mohsen Fakhrizadeh,…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Turki kecam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki pada hari Sabtu (28/11/2020) mengutuk "pembunuhan keji" ilmuwan nuklir Iran dan menyerukan agar para pelaku serangan tersebut dimintai pertanggungjawaban. Kementerian luar negeri Turki juga mendesak "semua…

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

1 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Blokade "Israel" terhadap Jalur Gaza telah merugikan Palestina lebih dari $ 16 miliar dan mendorong lebih dari satu juta orang di bawah garis kemiskinan hanya dalam waktu lebih dari 10 tahun, menurut laporan baru…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

Turki Protes Kapal Kargo Mereka Digeledah Jerman

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki melayangkan protes ke Jerman dan Uni Eropa (UE) terkait upaya penggeledahan terhadap kapal kargo mereka, Senin (23/11/2020). Pasukan keamanan Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa naik dan mencoba…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Iklan