Tentara Zionis duduki rumah warga Palestina untuk dijadikan basis militer

21

Support Us

HEBRON (Arrahmah.com) – Selama 15 hari terakhir keluarga Abu Shykri Al-Atrarshi tidak memiliki akses ke dua lantai teratas dari rumah mereka yang secara ilegal diambil alih oleh pasukan pendudukan “Israel” dan di sana mereka mendirikan sebuah pangkalan militer.

Sepuluh tentara “Israel” tiba-tiba muncul di rumah tersebut yang terletak di lingkungan Abu Sheineh, Al Khalil (Hebron), mereka menghancurkan jendela di pintu rumah dan mengambil kunci dan memaksa keluarga itu untuk mengosongkan lantai tiga dari rumah mereka, seperti dilaporkan IMEMC pada Kamis (10/12/2015).

Para tentara brutal ini tidak memiliki dokumen apapun untuk menjelaskan kepada keluarga mengapa rumah mereka diambil alih. Setiap pernyataan dari pihak keluarga diabaikan dan lantai ketiga serta atap sekarang menjadi milik tentara, keluarga dilarang memasukinya.

Tentara merusak jendela-jendela rumah, membuat lubang di tangki penyimpanan air bersih. Kemudian mereka mengambil semua selimut di rumah tersebut untuk mengeringkan air yang bocor dari tangki. Keluarga juga melaporkan bahwa salah satu tangki air terkontaminasi dan tentara menggunakan atap sebagai toilet mereka.

Berita Terkait

Tentara tidak pernah meninggalkan rumah tersebut, namun beberapa waktu dalam sehari ada perubahan shift. Hal ini terjadi pada waktu yang berbeda setiap harinya sehingga keluarga tidak mengetahui kapan para tentara itu bergerak keluar masuk rumah. Para tentara menggunakan atap sebagai lokasi pengintaian dan menggunakan senjata api juga gas air mata yang ditembakkan dari atap tersebut ke sekitar pemukiman.

Rumah itu merupakan tempat tinggal bagi 13 orang, kini mereka harus tinggal berdesakan di dua lantai kecil, termasuk seorang remaja yang lumpuh. Mereka tidak tahu berapa lama tentara akan menduduki rumah mereka.

Mereka menghubungi dewan lokal DCO (Kantor Koordinasi Distrik) yang menyarankan mereka untuk pergi ke pengacara. Pengacara sekarang mulai memproses dan membawa kasus tersebut ke pengadilan di Haifa. Namun keluarga Abu Shykri Al-Atrarsh tidak memiliki informasi kapan pengadilan terkait kasus tersebut akan digelar.

Keluarga Abu Shykri yakin tentara pendudukan mencoba untuk membuat keluarganya meninggalkan rumah mereka, namun mereka berupaya akan tetap tinggal. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Drone Turki lancarkan serangan di Suriah utara

RAQQA (Arrahmah.com) - Sebuah pesawat tak berawak Turki dilaporkan melakukan serangan udara di wilayah utara provinsi Al-Raqqa pada Ahad (22/11/2020), Kantor Berita rezim Suriah SANA melaporkan. Menurut laporan tersebut, Angkatan…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Militan ISIS Menyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Militan Islamic State (atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan 28 roket yang menewaskan 8 orang dan melukai 30 orang lainnya di Kabul (21/11/2020). ISIS menyatakan bahwa…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Erdogan Deportasi 9.000 Terduga Teroris Asing

ANKARA (Arrahmah.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyinggung tentang peran Turki melawan terorisme saat menyampaikan pidato di KTT G20 pada Ahad (22/11/2020). Dia mengatakan negaranya telah menangkap dan mendeportasi hampir…

Meski Ada Sejumlah Bukti, Arab Saudi Bantah Pertemuan Rahasia Dengan PM "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud membantah pemberitaan bahwa Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada Ahad (22/11/2020) untuk bertemu dengan…

400 kuburan Muslim Tuo ditemukan di Spanyol

TAUSTE (Arrahmah.com) – Pekerja jalan di kasawan Kota Tauste, timur laut Spanyol secara tak terduga menemukan kuburan Islam yang diperkirakan digunakan pada abad ke-8 hingga abad 11 Masehi. Lebih dari 400 kuburan ditemukan di situs…

Iklan