Di bawah undang-undang darurat, Perancis kemungkinan akan menutup lebih dari 100 Masjid dalam beberapa bulan mendatang

47

Support Us

PARIS (Arrahmah.com) – Perancis kemungkinan akan menutup hingga 160 Masjid dalam beberapa bulan mendatang sebagai bagian dari operasi polisi nasional di bawah undang-undang darurat yang memungkinkan tempat ibadah yang mempromosikan pandangan “radikal” (menurut otoritas Perancis-red) untuk ditutup, ujar salah satu Imam di Perancis.

Menyusul berita bahwa tiga Masjid telah ditutup sejak serangan Paris pada 13 November lalu, Hassan El Alaoui, yang bertanggung jawab atas Muslim lokal dan regional dan penengah antara para Imam serta pejabat penjara mengatakan kepada Al Jazeera pada Rabu (2/12/2015) bahwa lebih banyak Masjid telah ditargetkan untuk ditutup.

“Menurut angka resmi dan diskusi kami dengan kementrian dalam negeri, antara 100 hingga 160 Masjid akan ditutup karena mereka dijalankan secara ‘ilegal’ tanpa izin yang tepat dan mereka membicarakan kebencian atau berceramah mengenai takfiri,” klaimnya.

Ia juga mengklaim bahwa penutupan Masjid baru-baru ini dilakukan di bawah hukum yang berlaku dan harus terjadi karena ditemukannya beberapa “hal ilegal”.

Berita Terkait

Di Perancis terdapat sekitar 2.600 Masjid.

Undang-undang darurat diperpanjang di Perancis hingga tiga bulan sejak serangan Paris terjadi. Sejak saat itu, Perancis menyaksikan lonjakan tajam penangkapan terhadap Muslim, penahanan rumah dan penggerebekan di rumah-rumah dan properti swasta milik Muslim termasuk Masjid-masjid dan tempat bisnis dan kelompok-kelompok hak asasi manusia menyatakan keprihatinannya bahwa hukum tersebut bisa mengekang kebebasan sipil.

Dan ada kekhawatiran bahwa Muslim Perancis-yang terbesar di Eropa-akan mengalami peningkatan penganiayaan karena adanya Islamofobia sejak serangan Paris terjadi.

“Menjadi Muslim di Perancis tidak mudah, itu adalah kondisi yang rumit,” ungkap Felix Marquardt, seorang Muslim Paris dan pendiri badan amal Al-Kawakibi.

“Terutama jika Anda seorang wanita yang mengenakan hijab, Anda akan menjadi korban diskriminasi dan jika Anda seorang laki-laki, Anda merasa sulit untuk mendapatkan pekerjaan,” tambahnya. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

Kapal Turki tinggalkan Mediterania Timur

ANKARA (Arrahmah.com) -Sebuah kapal penelitian Turki di tengah pertengkaran dengan Yunani mengenai potensi kekayaan gas di Mediterania timur telah kembali ke pelabuhan, kata kementerian energi Turki, Senin (30/11/2020). Kapal survei…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Empat warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau yang ditanam militer Armenia

FUZULI (Arrahmah.com) - Empat warga sipil Azerbaijan kehilangan nyawa mereka setelah bom ranjau yang diletakkan oleh militer Armenia meledak, kata otoritas negara pada Sabtu (28/11/2020). Ledakan tersebut terjadi ketika kendaraan yang…

Turki Protes Kapal Kargo Mereka Digeledah Jerman

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki melayangkan protes ke Jerman dan Uni Eropa (UE) terkait upaya penggeledahan terhadap kapal kargo mereka, Senin (23/11/2020). Pasukan keamanan Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa naik dan mencoba…

Demi keamanan nasional, pemerintah Selandia Baru akan sembunyikan bukti serangan terorisme di…

CHRISTCHURCH (Arrahmah.com) - Bukti-bukti yang diberikan oleh para menteri dan kepala eksekutif sektor publik dalam penyelidikan serangan terorisme di Christchurch tidak akan dipublikasikan hingga 30 tahun ke depan, ujar pihak berwenang…

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Iklan