Video: "Israel" menggunakan anjing Belanda untuk meneror warga Palestina

Support Us

TEPI BARAT (Arrahmah.com) – Anjing polisi yang dilath di Belanda untuk menggigit warga sipil telah diekspor ke “Israel” selama lebih dari dua dekade.

Video di atas menunjukkan Ahmad Shteiwi yang dianiaya oleh anjing polisi saat ia ikut serta dalam protes anti-pendudukan di desa kufur Qaddoum, dekat Nablus, Tepi Barat pada Maret 2012. Setelah video itu menyebar, praktek meneror warga dengan anjing dihentikan, namun video yang lain muncul pada tahun 2014.

Ini bukan kejadian yang tersendiri. Pada kenyataannya ini adalah salah satu dari banyak contoh praktek yang dilakukan oleh pasukan biadab “Israel” dengan menggunakan anjing untuk menyerang warga sipil Palestina tak bersenjata, termasuk anak-anak, sebuah taktik kekerasan yang mengingatkan akan praktik yang digunakan oleh polisi AS terhadap warga kulit hitam.

Kelompok hak asasi manusia Palestina, Al-Haq, dan anggota parlemen Belanda menyerukan kepada pemerintah Belanda untuk segera mengakhiri ekspor puluhan anjing polisi ke “Israel”.

Anjing seperti itu “sengaja digunakan oleh pasukan pendudukan ‘Israel’ untuk meneror dan menggigit warga sipil Palestina, terutama selama protes dan penggerebekan rumah-rumah pada malam hari,” direktur Al-Haq, Shawan Jabarin, menulis surat kepada menteri luar negeri Belanda Bert Koenders dan Menteri Perdagangan Belanda Lilianne Ploumen awal bulan ini.

Berita Terkait

Tonny Boeijen, pemilik Four Winds K9, mengatakan bahwa 90 persen dari anjing yang digunakan oleh militer “Israel” dilatih oleh perusahaannya, yang berbasis di dekat kota timur Nijmegen.

Dia mengatakan kepada surat kabar NRC bahwa ia telah mengirimkan puluhan anjing ke “Israel” setiap tahun selama 23 tahun.

Sebanyak 15-30 anjing juga disediakan kepada “Israel” setiap tahun oleh Engelbert Uphues, pelatih di kota Ramsdorf, Jerman, ungkap NRC.

Penggunaan anjing oleh “Israel” untuk meneror warga sipil dilarang oleh Konvensi Jenewa Keempat, yang mengatur pendudukan “Israel” di Tepi Barat dan Jalur Gaza, Al-Haq menyatakan dalam suratnya yang dikirim kepada pemerintah Belanda.

Surat itu juga menyatakan bahwa praktek dengan menggunakan anjing bisa dianggap sebagai kejahatan perang menurut Statuta Roma tentang Mahkamah Pidana Internasional.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

Tentara Inggris diam-diam dikirim ke Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Surat kabar Inggris, The Independent, melaporkan bahwa London secara diam-diam mengirim unit militer ke Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi ladang minyak di wilayah tersebut tanpa memberi tahu Parlemen dan opini…

Sekjen Liga Muslim Dunia: Muslim Prancis harus menghormati hukum Prancis atau pergi!

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, memicu kontroversi dan kecaman di media sosial beberapa hari terakhir ini. Kecaman muncul pasca Al Issa mengatakan, dalam…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Prancis Ngamuk Setelah Pakistan Tuduh Macron Sama Seperti Nazi

PARIS (Arrahmah.com) – Prancis menuntut Pakistan menarik komentar Menteri Federal untuk HAM Shireen Mazari yang menyamakan Presiden Emmanuel Macron dengan Nazi. Melalui Twitter, Mazari menyebut Macron memperlakukan Muslim di Prancis…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Meski Ada Sejumlah Bukti, Arab Saudi Bantah Pertemuan Rahasia Dengan PM "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud membantah pemberitaan bahwa Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada Ahad (22/11/2020) untuk bertemu dengan…

30 pasukan Afghan tewas digasak bom di Ghazni

KABUL (Arrahmah.com) - Sebuah pemboman mobil di provinsi tengah Afghanistan, Ghazni, menewaskan sedikitnya 30 anggota pasukan keamanan Afghanistan pada Minggu (29/11/2020), kata para pejabat, dan korban dapat meningkat mengingat intensitas…

Iklan