Hakim Spanyol tetap kukuh untuk bisa menangkap Netanyahu

53

Support Us

MADRID (Arrahmah.com) – Seorang hakim Spanyol tetap teguh pada keputusannya untuk membuka kembali kasus hukum terhadap Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu dan kroninya terkait dengan serangan terhadap Mavi Marmara jika salah satu dari mereka menginjakkan kaki di Spanyol.

Sebagaimana dilansir oleh MEMO, Anadolu Agency telah memperoleh akses terhadap Surat Keputusan Hakim Jose de la Mata, yang tetap bertekad untuk bisa menangkap Netanyahu atau pejabat “Israel” lainnya jika mereka memasuki wilayah Spanyol, meskipun ada permintaan dari kantor jaksa wilayah untuk membatalkan keputusan itu.

Hakim De la Mata memerintahkan untuk menambahkan tujuh nama itu ke dalam database polisi, dan dia memerintahkan kepada polisi atau pihak keamanan nasional agar memberitahukannya jika salah satu dari mereka mencoba untuk memasuki Spanyol.

Setelah diberitahu, hakim bisa membuka kembali kasus Freedom Flotilla yang akan memungkinkan Pengadilan Tinggi Nasional Spanyol menangkap terdakwa.

Enam kapal sipil yang tergabung dalam Freedom Flotilla telah diserang oleh pasukan “Israel” di perairan internasional pada tanggal 31 Mei 2010, saat kapal itu mencoba untuk mematahkan blokade “Israel” di Jalur Gaza. Sembilan aktivis Turki tewas dan 30 orang lainnya terluka, termasuk satu yang meninggal setelah hampir empat tahun menderita luka parah. Tiga warga Spanyol juga berada di atas kapal itu pada saat kejadian.

Berita Terkait

Nama-nama yang tercantum dalam surat keputusan hakim De La Mata adalah orang-orang yang termasuk dalam “Forum Tujuh”, sebuah komite menteri “Israel” yang membuat keputusan penting tentang masalah keamanan ketika armada itu diserang.

Mereka itu termasuk Netanyahu, mantan menteri luar negeri Avigdor Lieberman, mantan menteri pertahanan Ehud Barak, mantan wakil perdana menteri Moshe Ya’alon (yang menteri pertahanan saat ini) dan Eli Yishai, mantan menteri negara Benny Begin dan mantan komandan angkatan laut “Israel” Eliezer Marom .

BIsa ditebak, pemerintah “Israel” pun berang dengan keputusan itu.

“Kami menganggap keputusan itu sebagai provokasi,” jelas juru bicara Kementerian Luar Negeri Emmanuel Nahason pada 14 November.

“Kami bekerja sama dengan pihak berwenang Spanyol untuk membatalkannya. Kami berharap ini akan segera berakhir,” imbuhnya.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

Pemboman di Suriah utara tewaskan 29 pejuang pro-Turki

AL BAB (Arrahmah.com) - Dua puluh sembilan orang tewas pada Selasa (24/11/2020) oleh bahan peledak dalam tiga insiden terpisah di beberapa bagian Suriah utara di sepanjang perbatasan dengan Turki, menurut laporan kelompok pemantau. Tidak…

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

Houtsi serang Aramco di Jeddah

JEDDAH (Arrahmah.com) - Militer Yaman yang didukung Houtsi mengumumkan telah menargetkan stasiun distribusi Aramco di kota pelabuhan Saudi di Jeddah menggunakan rudal presisi tinggi bersayap Quds-2. Juru bicara militer Brigadir Jenderal…

Muslim di Bihar Dilarang Membangun Masjid

NEW DELHI (Arrahmah.com) – Komunitas Hindu keberatan dengan pembangunan masjid di sebuah desa di perbatasan Bargania, distrik Sitamarhi, Bihar, kata penduduk Muslim di desa itu. Mahmood, seorang warga desa, mengatakan para tetua dari…

Iklan