Berita Dunia Islam Terdepan

Serangan udara koalisi pimpinan Saudi menewaskan 11 Syiah Houtsi di Yaman selatan

Yemenis stand around a crater reportedly caused by air strikes carried out by the Saudi-led coalition in the capital Sanaa on October 1, 2015. A Saudi-led coalition intervened in Yemen after Iran-backed Huthi rebels overran the capital Sanaa a year ago and later moved in on the rest of the country. The United Nations says 2,355 civilians have been killed and 4,862 wounded since late March. AFP PHOTO / MOHAMMED HUWAIS
2

YAMAN (Arrahmah.com) – Sedikitnya 11 Syiah Houtsi dilaporkan tewas dalam serangan udara koalisi yang dipimpin Saudi di selatan Yaman, sumber militer mengatakan pada Sabtu (7/11/2015), sebagaimana dilansir MEE.

Serangan udara yang dilakukan pada hari Jum’at itu menargetkan dua kendaraan pemberontak Syiah Houtsi di jalan yang menghubungkan provinsi tengah Ibb ke Daleh lebih jauh ke selatan, kata mereka.

Pasukan loyalis juga bentrok dengan pemberontak Houtsi dan sekutu mereka di pinggiran Damt, kota terbesar kedua Daleh, pada Jum’at (6/11), kata sejumlah sumber.

Delapan pasukan pro-pemerintah dan 11 pemberontak Houtsi tewas dalam bentrokan dan serangan udara, mereka menambahkan.

Di Arab Saudi, pertahanan sipil mengumumkan pada hari Jumat kematian seorang wanita Saudi dan bayinya yang berusia tiga bulan di kota perbatasan Najran ketika sebuah rudal yang ditembakkan dari Yaman menghantam rumah mereka, kata kantor berita resmi SPA.

Koalisi yang dipimpin Saudi, di mana Uni Emirat Arab telah memainkan peran kunci, telah memerangi pemberontak Syiah Houtsi yang sejak tahun lalu telah menguasai ibukota Sanaa dan banyak wilayah Yaman di bagian utara dan tengah.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...