Berita Dunia Islam Terdepan

3 polisi Mesir tewas dalam serangan pengeboman di Sinai

A picture taken on September 23, 2015 from the Palestinian side of the Rafah border with Egypt shows an area where houses were destroyed by Egyptian security forces as they conducted an operation in the city of Rafah near the border with southern Gaza Strip. Human Rights Watch on September 22, accused Egypt's military of having "violated international law" through mass home demolitions and evictions over the past two years along its border with Gaza. Egypt's army in October created a wide buffer zone in the border town of Rafah in the north of the Sinai Peninsula, where it says tunnels have allowed militants and weapons in from the Palestinian enclave. AFP PHOTO / SAID KHATIB
0

SINAI (Arrahmah.com) – Sedikitnya tiga polisi Mesir tewas ketika seorang pengebom bunuh diri menabrakkan kendaraannya yang bermuatan bahan peledak ke arah kerumunan polisi di Semenanjung Sinai pada Rabu (4/11/2015), lansir MEE.

Televisi negara mengatakan ada pula korban luka dalam pengeboman di ibukota provinsi Sinai Utara, El-Arish, itu.

Afiliasi kelompok “Daulah Islamiyah”, atau Islamic State (IS) yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, di Sinai mengklaim bahwa salah satu militan merekalah yang mengendarai sebuah kendaraan bermuatan bom ke perkumpulan polisi di kota itu.

Serangkaian serangan telah terjadi di atau di sekitar ibukota provinsi dalam beberapa bulan terakhir setelah militer melancarkan kampanye penyisiran di semenanjung yang berbatasan dengan “Israel” dan Jalur Gaza itu.

Serangan itu terjadi beberapa hari setelah sebuah pesawat penumpang Rusia jatuh di semenanjung setelah lepas landas dari bandara resort di Sinai Selatan, menewaskan 224 orang di dalamnya.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...