Berita Dunia Islam Terdepan

Syaikh Ayman seru Mujahidin agar bersatu untuk membebaskan Yerusalem

Syaikh Ayman Az-Zawahiri dalam pesan audio terbaru
4

(Arrahmah.com) – Mujahidin Al-Qaeda telah merilis sebuah pesan audio terbaru dari amir mereka, Syaikh AymanAz-Zawahiri hafidzahullah yang membahas kejadian baru-baru ini di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Pesan audio tertanam dalam sebuah video yang berdurasi hampir 16 menit yang memperlihatkan gambar diam dari Syaikh Ayman
dan teks pidatonya di seluruh video.

Syaikh Ayman memulai dengan menyatakan bahwa “Muslim dimanapun” sedang marah karena “orang-orang Yahudi berulangkali menyerang Masjid Al-Aqsa yang diberkati”, lansir LWJ pada Senin (2/11/2015).

Amir Al-Qaeda tersebut memuji serangan pisau yang dilakukan terhadap orang-orang Yahudi dengan mengatakan bahwa mereka adalah sebuah epik baru dari Jihad, di mana orang-orang membela Palestina dan Al Aqsa dengan pisau, mobil, batu dan segala sesuatu yang mereka miliki.

Syaikh Ayman juga meminta kepada Allah untuk memberkati para pencari kesyahidan ini, yang berani menusuk orang-orang Yahudi bahkan saat mereka hampir pasti bahwa mereka akan dibunuh di tangan orang-orang Yahudi.

Menurut Syaikh Ayman dalam pesan audio tersebut, ada dua hal yang harus dilakukan untuk membebaskan Yerusalem. Pertama, para Jihadi harus menyerang Barat dan terutama Amerika, di jantungnya dan juga menyerang kepentingan Barat dimana pun mereka ditemukan.

Kedua, Syaikh Ayman mengatakan bahwa ummat Islam harus mendirikan sebuah negara di Mesir dan Syam untuk memobilisasi ummat untuk membebaskan Palestina. Amir Al-Qaeda menggunakan poin ini untuk menekankan salah satu tema kuncinya. Mendirikan negara tersebut, menurut pandangannya, membutuhkan “persatuan, menghindari sengketa dan mengakhiri permusuhan di antara Mujahidin”. Oleh karena itu, Syaikh Ayman sekali lagi menyeru persatuan Mujahidin melawan musuh bersama.

Dalam pesannya, ia menyatakan bahwa Al-Qaeda sedang berjuang untuk menghidupkan kembali kekhalifahan berdasarkan metode kenabian, yang membutuhkan Syura (konsultasi). Al-Qaeda tidak mengakui kekhalifahan
Baghdadi (Daulah Islam/ISIS-red) karena Baghdadi tidak berkonsultasi sebelum mendirikan sebuah negara yang meliputi wilayah Suriah dan Irak.

Namun, Syaikh Ayman ingin para pejuang dalam barisan Baghdadi agar menghentikan pertempuran dengan Jabhah Nushrah dan sekutunya, sehingga mereka dapat fokus pada aliansi antara Amerika, Eropa, Rusia, milisi Syiah asal Libanon dan Iran serta Nushairiyah.

“Amerika, Rusia, Iran, Alawiyah dan ‘Hizbullah’ mengkoordinasikan perang mereka melawan kita, apakah kita tidak bisa menghentikan pertempuran di antara kita, jadi kita bisa mengarahkan semua upaya kita terhadap mereka?”

Mesir dan Syam adalah dua gerbang sejarah Yerusalem dan pertempuran di dua tempat tersebut adalah perjuangan melawan aliansi salibis dan Syiah.

“Ummat harus mendukung pertempuran ini sebisa mungkin, karena itu adalah pertempuran untuk menunjukkan apa artinya bagi ummat Islam untuk melancarkan Jihad yang akan mengangkat Syariah Allah dan tidak memberdayakan rezim sekuler dan nasionalis”.

Di akhir pesannya, Syaikh Ayman mengatakan: “Kita harus bekerja untuk membentuk pemerintahan Muslim di negeri-negeri tetangga ‘Israel’ dan pertikaian Jihadis akan mengalihkan perhatian dari misi utama ini”.

Dalam pesan audio tersebut diselipkan pidato oleh Syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah yang menyatakan bahwa Al-Qaeda berusaha untuk menghidupkan kembali kekhilafahan.

“Hari ini, segala puji bagi Allah, kita menggambar ulang peta dunia Islam untuk membuat satu negara di bawah bendera kekhilafahan, insyaa Allah,” ujar Syaikh Usamah bin Ladin menutup pesan audio Syaikh Ayman Az- Zawahiri. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...