Berita Dunia Islam Terdepan

Pemuda Palestina tak bersenjata dibunuh tentara biadab “Israel” di Hebron

4

PALESTINA (Arrahmah.com) – Seorang pemuda Palestina ditembak beberapa kali oleh tentara biadab “Israel” dekat pemukiman Kiryat Arba di Hebron, padahal jelas bahwa ia tidak bersenjata, saksi mata mengatakan pada Rabu (28/10/2015), sebagaimana dilansir MEE.

Islam Ibeidu (23), ditembak “11 kali dan dibiarkan berdarah sampai mati di tanah,” kata seorang saksi mata. Para tentara “Israel” kemudian menancapkan pisau di dekat tangannya, saksi mata yang ditambahkan.

Sumber-sumber “Israel” mengklaim bahwa tentara “Israel” berhasil “menetralisir” seorang pria Palestina di dekat Kiryat Arba setelah melakukan upaya penusukan.

Namun, sejumlah saksi mata membantah klaim tentara Zionis itu, termasuk Gerakan Solidaritas Internasional yang berbasis di Hebron.

Menurut saksi mata, Ibeidu digeledah oleh tentara “Israel” di pos pemeriksaan dan dibebaskan, sebelum adanya perintah yang diberikan untuk mengeksekusinya.

Imad Abu Shamsieh, seorang aktivis lokal, mengatakan kepada Maan News Agency bahwa “tentara ‘Israel’ menembaki seorang pemuda di daerah Tel Rumeida di mana Hammam Said [juga] terbunuh pada hari Selasa.”

Hammam Said merupakan warga Palestina ketiga yang ditembak dan dibunuh pada hari Selasa malam, setelah dua warga Palestina lainnya ditembak dan dibunuh di persimpangan Gush Etzion selatan Bethlehem.

Dalam kedua kasus itu, tentara “Israel” mengklaim bahwa para korban terlibat dalam serangan penusukan.

Namun aktivis lokal di Tel Rumeida mengatakan mereka mendengar enam suara tembakan sebelum melihat tentara “Israel” meletakkan pisau di dekat jasad Said.

Pada hari Rabu, seorang warga Palestina menikam dan melukai seorang wanita pemukim “Israel” di sebuah supermarket di Gush Etzion.

Warga Palestina itu ditangkap. Juru bicara polisi “Israel” Micky Rosenfeld mengonfirmasi insiden itu, mengatakan “teroris” telah ditangkap di tempat kejadian dan area itu ditutup.

Pembunuhan terbaru ini jumlah warga Palestina yang gugur menjadi sedikitnya 64 orang sejak awal Oktober. Sementara hanya sembilan warga “Israel” yang tewas selama periode yang sama.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...