Berita Dunia Islam Terdepan

Ayah Palestina menangis di samping jasad kaku putrinya

Ayah Palestina, Yehya Hassan, menangis sambil memegang tubuh putrinya, rahaf, selama pemakaman balita dan ibunya yang sedang hamil pada 11 Oktober 2015, di kamp pengungsi al-Nusairat di pusat Jalur Gaza. (AFP / Mahmud Hams).
5

GAZA (Arrahmah.com) – Serangan udara “Israel” pada Ahad (11/10/2015) menewaskan tiga warga sipil Palestina: seorang gadis, (13), seorang ibu hamil, (30), dan putrinya, (2), sebagaimana dilansir oleh Al Bawaba.

Militer “Israel”, seperti sebelum-sebelumnya, selalu mengklaim bahwa serangan udara itu dalam menanggapi serangan roket dari Jalur Gaza, meskipun tidak ada laporan tentang korban di pihak “Israel”.

Militer mengatakan bawa serangan udara itu menargetkan fasilitas pembuatan senjata Hamas, tetapi nyatanya serangan itu menewaskan tiga warga sipil ketika roket-roket itu menghantam sebuah rumah saat penghuninya sedang terlelap.

Ayah Palestina, Yehya Hasan, berduka sambil memegang tubuh putrinya, Rahaf.

Ayah yang nampak dalam foto tersebut, Yehya Hassan, mengatakan bahwa serangan udara itu telah merenggut anggota keluarganya.

Kerabat korban menggelar upacara pemakaman pada Ahad (11/10) untuk istrinya, Noor Hassan, dan balitanya, Rahaf.

Seorang ibu hamil dan balita Palestina tewas dalam serangan udara di sektor Zeitun selatan Kota Gaza sementara tiga lainnya masih terperangkap di bawah reruntuhan rumah, kata sumber-sumber medis.
Seorang ibu hamil dan balita Palestina tewas dalam serangan udara di sektor Zeitun selatan Kota Gaza sementara tiga lainnya masih terperangkap di bawah reruntuhan rumah, kata sumber-sumber medis.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...