Berita Dunia Islam Terdepan

Pesawat tempur Rusia membombardir posisi ISIS di kota Palmyra

A general view taken on May 18, 2015 shows the ancient Syrian city of Palmyra, a day after Islamic State (IS) group jihadists fired rockets into the city, killing several people. Fierce clashes have rocked Palmyra's outskirts since IS launched an offensive on May 13 to capture the 2,000-year-old world heritage site nicknamed "the pearl of the desert". AFP PHOTO /STR
1

SURIAH (Arrahmah.com) – Pesawat-pesawat tempur Rusia telah mengebom sasaran di dan di sekitar kota Suriah, Palmyra, lapor televisi negara Suriah pada Selasa(6/10/2015), dalam serangan pertama Moskow terhadap wilayah yang dikuasai kelompok “Daulah Islamiyah”, atau Islamic State (IS), yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, itu.

“Angkatan udara Rusia, dalam koordinasi dengan angkatan udara Suriah, menargetkan posisi yang dikuasai oleh kelompok Daulah Islam di dan di sekitar kota Palmyra,” kata televisi rezim, mengutip satu sumber militer, sebagaimana dilansir MEE.

Laporan itu mengatakan serangan-serangan tersebut telah menghancurkan “20 kendaraan lapis baja, tiga gudang amunisi dan tiga peluncur roket”.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, yang berbasis di Inggris, mengatakan serangan Palmyra menewaskan sedikitnya 15 pejuang IS dan melukai puluhan lainnya.

Pekan lalu, bagaimanapun, sejumlah laporan menyatakan bahwa Rusia menargetkan kelompok perlawanan non-ISIS yang berjuang melawan pemerintah rezim Nushairiyah Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa mereka menargetkan kelompok-kelompok yang sama yang ditargetkan oleh koalisi yang dipimpin AS.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...