Berita Dunia Islam Terdepan

Pengawal Syaikh Usamah bin Ladin dipindahkan dari Guantanamo

Photo of Guantanamo military base in Guantanamo, Cuba 11 January 2002. Protegido por fuertes medidas de seguridad que incluyen vehiculos, helicopteros y soldados, un avion C-141 "Startlifter" (C) permanece en el aeropuerto de la Base Naval estadounidense en Guantanamo, Cuba, el 11 de enero de 2002, realizando posibles operaciones de traslado de una veintena de talibanes a esta base. El Pentagono informo hoy que los primeros 20 prisioneros trasladados desde Afganistan habian llegado hoy a la base militar de Guantanamo. AFP PHOTO/Adalberto ROQUE
4

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Militer AS menyatakan seorang tahanan Saudi yang pernah menjadi pengawal pribadi Syiakh Usamah bin Ladin rahimahullah telah dipulangkan dari Teluk Guantanamo setelah lebih dari satu dekade dikurung di balik jeruji besi, ungkap Pentagon pada Selasa (22/9/2015), sebagaimana dilansir MEE.

Abdul Shalabi (39) pertama kali ditangkap oleh pasukan Pakistan pada bulan Desember 2001 dan dipindahkan ke Guantanamo pada bulan berikutnya.

Shalabi, yang telah lama melakukan aksi mogok makan, dibebaskan sebagai bagian dari program rehabilitasi pemerintah Saudi untuk mantan tahanan, dan ia akan dipantau selama beberapa tahun mendatang.

Pada bulan April, perwakilan Shalabi menekan AS untuk memindahkannya ke Arab Saudi “sesegera mungkin” dan bahwa ia “tidak boleh dianggap sebagai ancaman yang signifikan dan terus menerus bagi keamanan Amerika Serikat”.

Perwakilannya juga mengatakan bahwa ia telah melakukan aksi mogok makan sejak tahun 2005.

Mereka juga mengatakan bahwa aksi mogok makan “bukanlah tindakan ilegal, melainkan sarana damai dan non-kekerasan untuk memprotes kondisi kamp dan penahanan yang dilakukan terus menerus,” menurut Reuters.

“Amerika Serikat berkoordinasi dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk memastikan pemindahan ini berlangsung konsisten dengan keamanan yang sesuai dan dengan tindakan perlakuan yang manusiawi,” kata Cook.

Dengan pemindahan Shalabi berarti saat ini masih ada 114 narapidana yang berada di Guantanamo.

Menurut file Departemen Pertahanan tahun 2008, Shalabi ditangkap ketika mencoba menyeberangi perbatasan Afghanistan-Pakistan setelah melarikan diri dari wilayah pegunugan Tora Bora.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...