Berita Dunia Islam Terdepan

Sekitar 1000 jamaah haji Asia dievakuasi saat kebakaran melanda hotel di Mekkah

2

MEKKAH (Arrahmah.com) – Sekitar 1.000 jamaah haji Asia dievakuasi pada Kamis pagi (17/9/2015) dari hotel mereka di kota suci Mekkah saat kebakaran melanda sebuah hotel yang menyebabkan dua orang terluka, kata kantor pertahanan sipil Mekkah, sebagaimana dilansir oleh Daily Mail.

Petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan dua jamaah yang terluka akibat kebakaran yang melanda hotel berlantai delapan yang tidak disebutkan namanya itu, kata pejabat di kantor pertahanan sipil Mekkah.

Lebih dari satu juta jamaah telah tiba di Mekkah tahun ini untuk melaksanakan ibadah haji, yang dimulai pada Selasa.

Kantor pertahanan sipil Mekkah juga belum memberikan identitas kewarganegaraan jamaah korban kebakaran itu, juga belum mengungkapkan penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Tim Pertahanan Sipil Saudi mengevakuasi para jamaah dari hotel delapan lantai di kawasan Makkah Al Azizyiah, setelah kebakaran terjadi di sebuah ruangan, pada Rabu dini hari (16/9).

Juru bicara Media untuk pasukan pertahanan sipil, Kolonel Abdullah Al Orabi Al Harthy sebagaimana dikutip oleh Saudi Press Agency mengatakan bahwa operasi pertahanan sipil Mekkah menerima laporan pada pukul 0:30 dini hari tentang insiden itu dan tim segera dikirim ke lokasi kejadian.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa tim pertahanan sipil mengevakuasi hotel dan menyelamatkan dua jamaah yang terluka dalam insiden itu.

Kolonel Al Harthy juga mengatakan bahwa hal ini telah dikoordinasikan dengan Kementerian Haji untuk menampung jamaah dan menyediaan perumahan yang sesuai kepada mereka.

Setidaknya 107 orang, termasuk beberapa dari mereka berasal dari Asia, meninggal pada Jum’at pekan lalu ketika sebuah derek konstruksi runtuh di Masjidil Haram Mekkah.

Arab Saudi telah mengumumkan untuk membayar sebesar 300.000 riyal bagi setiap keluarga dari orang-orang yang meninggal dalam kecelakaan derek itu.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...