Berita Dunia Islam Terdepan

Penyebab kebakaran hotel di Mekkah diduga karena rice cooker, 2 jamaah Solo dirawat di Rumah Sakit

Salah satu dari dua jamaah yang terluka dalam kebakaran di lantai delapan dari hotel berlantai 11 ini dibawa keluar dari gedung oleh personel Pertahanan Sipil di Mekkah pada Kamis (17/9/2015). (SPA).
2

RIYADH (Arrahmah.com) – Sebuah hotel di Mekkah yang menampung jamaah dari Asia terbakar pada Kamis (17/9/2015). Lebih dari 1.000 jamaah dari Asia harus diungsikan setelah lantai kedelapan dari 11 lantai hotel itu kebakaran, sebagaimana dilansir oleh Tempo.

“Setidaknya 1.028 jamaah Asia dievakuasi dari hotel yang terletak di distrik Al-Azizia, Mekkah,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Sipil Arab Saudi, Kolonel Abdullah Al-Orabi Al-Harthy, dalam sebuah pernyataan pada Kamis (17/9).

Mereka mengerahkan sebanyak enam tim pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Setidaknya dua jamaah terluka dan harus diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Tidak ada korban dalam insiden itu. Tapi dua jamaah dari Solo harus dirawat di Pusat Medis Haji Indonesia karena banyak menghirup asap.

Insiden ini terjadi di 8 Hotel Sakaf Al Barakah di utara Al-Azizia, Mekkah. Insiden itu terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Api melahap lantai 8 hotel itu.

“Api itu diyakini berasal dari rice cooker jamaah yang meninggalkan [kamar mereka] untuk melakukan Umrah [shalat di Ka’bah],” kata Sharif Shahabudin, Atase Pers dari Konsulat Jenderal Indonesia di Jeddah, melalui pesan singkat kepada Tempo , Kamis (17/9/2015).

Menurut Sharif, seluruh ruangan hangus. Para peziarah dievakuasi ke Hotel Holiday Inn, Mekkah. Jamaah hanya diizinkan untuk kembali ke hotel mereka pada Kamis sore. Lantai 8 masih belum bisa ditempati. Jamaah yang tinggal di lantai 8 dipindahkan ke sebuah hotel baru di wilayah Mahbas Jin.

Insiden ini terjadi hampir seminggu setelah tragedi runtuhnya crane yang menewaskan 115 orang, 11 dari mereka adalah jamaah dari Indonesia. Pada bulan Juli, lima orang terluka dalam kebakaran di atap Masjidil Haram.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...