Berita Dunia Islam Terdepan

Pink Taxi, solusi alternatif lawan pelecehan seksual di Mesir

Pink Taxi menawarkan alternatif transportasi yang aman bagi perempuan di Mesir.
2

KAIRO (Arrahmah.com) – Kabar menggembirakan bagi perempuan Mesir. Kini telah hadir sebuah perusahaan taksi baru yang diperuntukkan khusus bagi perempuan: Pink Taxi!

Sebagaimana dilansir oleh Al Bawaba, Sabtu (12/9/2015), pelecehan seksual dan perilaku pria masyarakat Mesir terhadap perempuan adalah yang terburuk di dunia Arab, menurut para ahli di 22 negara Arab.

Menurut PBB, lebih dari 99 persen perempuan Mesir melaporkan telah mengalami pelecehan seksual, bahkan secara fisik, serta juga dengan bahasa kasar.

Melihat bahwa pelecehan seksual di Mesir semakin meningkat dan tidak ada tanda-tanda yang jelas untuk menuju perbaikan, hal ini menginspirasi Reem Fawzy, pendiri Pink Taxi, untuk melawan pelecehan seksual itu dengan pendekatan bisnis.

Fawzy mengatakan kepada Euronews: “Setiap ide baru mengambil isyarat dari masyarakat, dan kami membutuhkan layanan transportasi untuk perempuan Mesir. Walau pada kenyataannya, ini tidak hanya untuk mereka, tapi untuk semua perempuan Arab dan asing, perempuan pada umumnya,”

Pada Juni tahun lalu, sebuah undang-undang baru disahkan di Mesir, yang menjatuhkan hukuman enam bulan penjara atau denda sebesar 340 euro bagi pelaku pelecehan seksual. Kelompok intervensi terus menekan agar undang-undang yang ada ditegakkan, dan untuk mengubah perilaku masyarakat di sekitar.

Para Sopir Pink Taxi mendapatkan pelatihan, termasuk persiapan secara psikologis untuk berurusan dengan publik. Para sopir taksi yang terdiri dari kaum perempuan itu setidaknya harus memiliki ijazah sekolah menengah dan bisa berbicara bahasa selain bahasa Arab.

Mervat al-Badry, salah seorang pengemudi Pink Taxi, mengatakan: “Penumpang bisa merasa aman dan tidak merasa khawatir karena dia akan bersama dengan pengemudi pria, atau ketika dia harus pergi ke suatu tempat di malam hari, tapi jika dia bersama dengan pengemudi sesama perempuan, dia bisa lebih mudah percaya.”

Kareema Sakoot, salah satu pelanggan Pink Taxi, mengatakan: “Saya senang dengan ide baru ini, dimana perempuan mengambil alih. Tentu saja, masyarakat Mesir selalu akan menolak ide-ide baru dan tidak mengerti inisiatif seperti ini, tetapi lama-lama akan terbiasa, dan saya yakin bahwa Pink Taksi akan sukses.”

Ide Pink Taxi juga bisa menginspirasi Indonesia untuk menyediakan transportasi khusus perempuan.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...