Berita Dunia Islam Terdepan

Miliarder Mesir berencana membeli pulau untuk menolong pengungsi Suriah

4

MESIR (Arrahmah.com) – Miliarder asal Mesir, Naguib Sawiris, menawarkan untuk membeli sebuah pulau di Yunani atau Italia dan mengembangkannya untuk membantu ratusan ribu pengungsi dari Suriah dan wilayah konflik lainnya, lansir France24 pada Kamis (3/8/2015).

Pengusaha telekomunikasi itu mengumumkan inisiatifnya tersebut melalui Twitter.

“Yunani atau Italia juallah sebuah pulau kepada saya, saya akan meminta kemerdekaannya dan menampung para imigran serta memberikan pekerjaan untuk mereka membangun negara baru mereka,” kicaunya.

Lebih dari 2.300 pengungsi telah tewas di laut ketika berusaha untuk mencapai Eropa sejak Januari, banyak dari mereka adalah warga Suriah yang melarikan diri dari konflik di negara mereka yang telah berlangsung selama empat setengah tahun.

Sawiris mengatakan dalam sebuah wawancara televisi bahwa ia akan mendekati pemerintah Yunani dan Italia terkait rencananya itu.

Ketika ditanya oleh AFP apakah ia yakin rencananya itu akan berjalan, ia berkata: “Tentu saja ini bisa diwujudkan.”

“Anda memiliki puluhan pulau yang sepi dan bisa menampung ratusan ribu pengungsi,” katanya.

Sawiris mengatakan sebuah pulau di lepas pantai Yunani atau Italia bisa berharga antara $ 10 juta dan $ 100 juta, tetapi ia menambahkan hal yang lebih utama adalah investasi di bidang infrastruktur.

Akan ada “tempat penampungan sementara untuk ditinggali orang-orang itu, kemudian Anda akan mulai mempekerjakan orang-orang untuk membangun perumahan, sekolah, universitas, rumah sakit.

“Dan jika situasi membaik, siapa pun yang ingin kembali (ke tanah air mereka) akan diperbolehkan kembali,” kata Sawiris, yang keluarganya mengembangkan resor terkenal, El Gouna, di pantai Laut Merah Mesir.

Ia mengakui rencana tersebut bisa menghadapi tantangan, termasuk kemungkinan sulitnya membujuk Yunani atau Italia untuk menjual sebuah pulau, serta perihal memahami aturan hukum dan adat istiadat setempat.

Bagaimanapun orang-orang yang membutuhkan perlindungan itu akan diperlakukan sebagai “manusia,” katanya. “Cara mereka diperlakukan saat ini, mereka diperlakukan laksana ternak.”

Sawiris merupakan kepala eksekutif Orascom TMT, yang mengoperasikan jaringan telepon seluler di sejumlah negara Afrika dan Timur Tengah serta ditambah jaringan komunikasi bawah laut Korea.

Miliarder ini juga memiliki sebuah saluran televisi Mesir.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...