Berita Dunia Islam Terdepan

“Israel” memasukkan 40 Muslimah Palestina ke dalam daftar hitam

Pemerintah "Israel" melarang perempuan memasuki Al-Aqsha dan mengatakan bahwa mereka "menimbulkan masalah dan kerusakan" di lokasi itu. (AFP / File)
9

AL-QUDS (Arrahmah.com) Pihak berwenangIsrael” pada Kamis (3/9/2015) telah melarang sebanyak 40 wanita Palestina memasuki Masjid al-Aqsa, sumber-sumber lokal mengatakan kepada Ma’an News Agency.

Polisi “Israel” dan pengadilan menyusun daftar para wanita Palestina yang dilarang memasuki Masjid al-Aqsa untuk periode antara 10 dan 60 hari.

Komandan polisiIsrael” di Yerussalem, Avi Bitton, mengatakan pada Rabu (2/9) bahwa blacklist itu terdiri dari wanita yang menyebabkan masalah dan kerusakandi lokasi masjid Al-Aqsha, tapi wanita lain yang tidak ada dalam blacklist akan diizinkan masuk setelah memperlihatkan kartu identitas.

Pemerintah “Israel” juga telah mencegah para wanita memasuki masjid dari pukul 07:00 hingga 11:00 selama dua minggu terakhir.

Bitton berdalih bahwa pembatasan baru-baru ini diberlakukan untuk mencegah ketegangan di daerah itu, karena mereka melanggar ketertiban, dan menjadi ancaman bagi para pengunjung.”

Namun, penduduk setempat mengatakan bahwa pasukan “Israel” diduga mengkhususkan selama empat jam di pagi hari untuk memungkinkan orang-orang Yahudi memasuki kompleks masjid melalui Gerbang Maroko, dimana hal ini merupakan bentuk pelanggaran terhadap perjanjianIsrael” dengan Yayasan Waqaf Islam yang mengelola kompleks masjid Al-Aqsha yang melarang nonMuslim beribadah di situs suci itu.

Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa polisi “Israel” telah menyiapkan barikade besi dan menempatlam pasukan “Israel” di semua gerbang masjid untuk memaksakan pembatasan.

Direktur Masjid al-Aqsa, Sheikh Omar alKiswani, mengatakan bahwa selain polisi mencegah wanita memasuki masjid, pasukan itu juga mengenakan pembatasan di pintu masuk pria dengan menyita KTP mereka di gerbang.

Siswa sekolah juga mengalami pembatasan saat mereka melakukan perjalanan pulang pergi dari sekolah yang terletak di kompleks Al-Aqsha.

Siswa laki-laki dari sekolah-sekolah agama hanya diizinkan memasuki ke kompleks masjid melalui Gerbang Hatta dengan guru pendamping, sementara siswa perempuan juga perlu pendamping dan hanya diizinkan masuk melalui Gerbang Rantai.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...