Lebih dari 200 pintu di Masjidil Haram akan dibuka selama ibadah Haji

This aerial image made from a helicopter shows Muslim pilgrims circling the the Kaaba in the Grand Mosque in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, during the annual pilgrimage, known as the hajj, near Mecca, Saudi Arabia, Friday, Oct. 3, 2014. An estimated 2 million Muslims are streaming into a sprawling tent city near Mecca for the annual hajj pilgrimage. Saudi Arabia banned hajj and work visas this year for people from Sierra Leone, Liberia and Guinea as a precaution to avoid the spread of Ebola during hajj, which sees massive crowds of people from around the world gather in Mecca. (AP Photo/Benjamin Wiacek)
49

MAKKAH (Arrahmah.com) – Lebih dari 200 pintu Masjidil Haram, termasuk gerbang Raja Abdulaziz, akan dibuka untuk memfasilitasi gerakan jamaah Haji pada musim Haji tahun ini, lapor Saudi Gazette pada Senin (31/8/2015).

Abdullah Al-Tumaih, direktur departemen pintu di Presidensi Urusan Dua Masjid Suci, mengatakan pintu-pintu di dekat Gerbang Raja Abdulaziz yang telah ditutup untuk menyelesaikan gerbang ketiga proyek mataf akan dibuka untuk memfasilitasi gerakan jamaah haji di sisi barat masjid tersebut.

Al-Tumaih mengatakan beberapa pintu yang ditutup akan dibuka mulai 4 September dan sisanya akan dibuka setelah pekerjaan proyek perluasan dihentikan untuk ibadah Haji.

Dia juga mengatakan bahwa pegawai laki-laki dan perempuan akan menjaga semua pintu itu selama 24 jam untuk memberikan arahan kepada para jamaah. Orang-orang yang berkebutuhan khusus bisa menggunakan pintu yang dirancang khusus untuk mereka.

Sementara itu, 700 bus akan ditambahkan ke armada yang sudah ada. Dikatakan bahwa sekitar 18.000 bus akan dikerahkan untuk mengangkut jamaah Haji antara Jeddah, Makka dan situs-situs suci.

Lebih dari 20 perusahaan transportasi lokal bertanggungjawab atas beroperasinya bus-bus tersebut.

Dalam berita terkait Haji yang terpisah, Menteri Kesehatan telah mengerahkan sekitar 600 dokter, perawat dan teknisi di Bandara Internasioal King Abdulaziz di Jeddah untuk memberikan pelayanan medis kepada para jamaah Haji yang tiba dari berbagai penjuru dunia.

Kementerian kesehatan telah mendirikan sejumlah klinik di Terminal Haji serta di utara dan selatan terminal untuk memvaksin para jamaah dan memberikan mereka pertolongan darurat jika dibutuhkan. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.