Berita Dunia Islam Terdepan

Menyandang cacat tak menghalangi Muslimah Saudi ini capai mimpi besarnya

2

JEDDAH (Arrahmah.com) – Optimisme dibutuhkan oleh seseorang untuk mengapai mimpi-mimpinya. Begitulah yang terjadi pada Asia Alrobaei, seorang Muslimah Saudi yang menderita hemiplegia, atau kelumpuhan total pada salah satu sisi tubuhnya. Meskipun demikian, ia mampu mencapai banyak cita-citanya atas izin Allah.

Kecacatannya bermula ketika ia berusia 8 tahun, Alrobaei jatuh dari balkon rumah keluarganya, menurut laporan yang dipublikasikan Saudi Gazette pada Selasa (25/8/2015).

Selama sepuluh tahun terakhir, Alrobaei tinggal bersama dengan neneknya, yang mengatakan bahwa ia yakin akan kemampuan dan keberanian Alrobaei menyelesaikan studinya.

Alrobaei, yang tampil di Iqraa Channel pada setahun yang lalu berbicara tentang pengalamannya, ia kini berusia 20-an dan memiliki seorang adik.

“Nenekku adalah orang yang paling dekat denganku,” katanya. “Ia memiliki hati yang penyayang.”

Saat ini, Alrobaei tengah belajar psikologi di King Abdulaziz University dan diperkirakan akan lulus tahun depan.

Alrobaei berharap bisa bekerja sebagai ahli psikologi setelah lulus nanti.

“Saya mempelajari jurusan yang Saya suka,” katanya. “Bagi saya ini adalah langkah yang sukses dan ini karena rahmat Allah. Saya ingin mengembangkan diri saya sendiri setelah lulus dengan mengambil kurus bahasa Inggris.”

Meskipun dirinya menyandang cacat, tapi Alrobaei mengaku dirinya adalah seorang ekstrovert yang suka bertemu dengan orang baru.

“Saya bekerja sebentar di sebuah hotel swasta di Jeddah sebagai receptionist tetapi setelah kontrak saya habis Saya keluar. Karena pengalaman ini Saya memiliki teman-teman dan hubungan yang baru. Saya belajar lebih banyak tentang feeding information di komputer dan mendapatkan skill komputer lebih banyak.”

Alrobaei mengatakan bahwa ia yakin orang-orang di Arab Saudi memperlakukan para penyandang cacat dengan sangat baik, dan orang-orang di sini memperhatikan orang-orang yang berkebutuhan khusus, termasuk pelayanan di rumah sakit.

Saat ini ia masih mengunjungi ahli fisioterapi di rumah sakit publik untuk perawatan umum, dan mengatakanbahwa ia kan selalu bersyukur kepada Allah atas semua yang ia dapatkan. Maa Syaa Allah. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...