Berita Dunia Islam Terdepan

Saudi sediakan lebih dari 4.300 bangunan untuk tempat menginap para jamaah Haji

Makkah
11

MAKKAH (Arrahmah.com) – Komite Pemondokan Jamaah Haji telah mengeluarkan 4.321 izin untuk bangunan hingga Selasa (18/8/2015) untuk mengakomodasi para jamaah Haji di Makkah selama musim Haji tahun ini, lapor Saudi Gazette pada Rabu (19/8).

Pemimpin komite tersebut, Zuhair Al-Haddad, mengatakan bahwa bangunan-bangunan itu memiliki total 348.171 ruang dengan fasilitas untuk sekitar 1,7 juta jamaah Haji. Setidaknya 168 bangunan adalah bangunan baru. Dengan 2.736 apartemen, mereka bisa mengakomodasi 122.033 jamaah Haji, katanya.

Al-Haddad mengatakan bahwa sekitar 37 persen bangunan yang memiliki izin berada di distrik Al-Aziziyah, 21 persen di Al-Misfalah, 17 persen di area pusat Masjidil Haram, 15 persen di Al-Otaibiyah dan 8 persen di Al-Rusaifah.

Banyak para jamaah memilih tinggal di Aziziyah karena terletak di pertengahan jalan antara Makkah dan Mina.

Dia mengatakan bahwa komite memiliki 26 tim yang akan melakukan keliling rutin ke bangunan-bangunan tersebut untuk memastikan keadaannya nyaman, baik dan memiliki semua kebutuhan peralatan keamanan.

“Dua tim darurat akan melakukan kunjungan mendadak ke bangunan-bangunan ini untuk memastikan bahwa para jamaah terakomodasi dengan nyaman dan disediakan semua fasilitas,” tambahnya.

Haddad mengancam pelanggaran yang dilakukan pengelola gedung dengan hukuman, termasuk denda dan menarik izin bangunan.

Para tamu Allah akan bergerak ke Mina pada hari ke delapan bulan Dzul Hijjah (21 September) di mana mereka akan bermalam sebelum berangkat ke Arafah pada pagi harinya.

Para jamaah Haji akan kembali ke Mina pada pagi hari di hari ke sepuluh Dzul Hijjah dan menghabiskan tiga hingga empat hari untuk menyelesaikan ritual Haji, di antaranya melempar jumrah dan berkurban.

Sementara itu, tiga perusahaan yang dikontrak oleh penyedia layanan Haji lokal telah memulai menguji tiga jenis Freon air conditioner di dalam tenda di Mina.

Menurut sumber perusahaan, pendingin udara itu dipasok dari Australia dan Cina atau diproduksi secara lokal.

Menurut para teknisi, Freon air conditioner akan menjaga suhu udara di dalam tenda-tenda di bawah 25 derajat Celsius. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...