PPP: Pemerintah harus sadar PKI lebih sadis dari ISIS

93

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Dimyati Nata Kusumah Indra, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PPP, mengingatkan pihak-pihak yang menginginkan pemerintah untuk menghidupkan kembali paham Komunis di Indonesia agar mengurungkan niatnya. Pasalnya, paham yang dianut PKI merupakan paham yang bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut oleh bangsa ini.

“Kalau saya berharap, ya sudahlah PKI itu bagian dari sejarah yang kelam dan stop, karena PKI ini telah melukai bangsa dan negara serta umat Islam, karena berpaham Komunis. Sedangkan Indonesia ini negara beragama,” sebagaimana dikutip TS saat ia berbicara di Nusantara II Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu (19/08/2015).

Jadi, lanjut Dimyati, sebaiknya jangan membuat ideologi baru. Sebab hal itu akan merusak Pancasila.

“Pihak yang inginkan itu jelas bisa dikategorikan pelanggaran sangat berat dan termasuk separatis,” tegasnya.

“Intinya PKI itu sejarah kelam sekalipun dituntaskan Pak Harto, tapi PKI sudah melukai Indonesia sejak berdiri dan kalau diberlakukan akan merusak kultur kita, karena paham Komunis menyimpang dari konstitusi dan Pancasila,” sambungnya.

Untuk itu, ujar Dimyati, PPP sangat mengutuk keras jika ada pihak yang menginginkan PKI diakui kembali.

“Keluarga yang ikut-ikutan jangan memaksakan apalagi memunculkan kembali paham Komunis dan pemerintah harus tegas dan melarang paham itu, baik TNI ataupun Polri karena akan merongrong kewibawaan bangsa dan negara karena PKI lebih sadis dari ISIS,” pungkas Dimyati. (adibahasan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Anies Baswedan Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI Jakarta mengabarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif Covid-19. "Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar virus COVID-19," demikian kabar…

Tahanan Anak Palestina jalani operasi setelah disiksa tentara zionis

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Seorang tahanan anak Palestina menjalani operasi setelah dia dipukuli secara brutal oleh tentara "Israel", menurut Masyarakat Tahanan Palestina (PPS). Remaja berusia 16 tahun dari kamp pengungsi Al-Arroub, utara…

Mesir: Qatar rusak pembicaraan damai melalui dukungan untuk pemerintah Libya

KAIRO (Arrahmah.com) - Qatar merusak pembicaraan damai melalui dukungannya untuk Pemerintah Nasional Libya (GNA) yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata para pejabat Mesir, yang dilansir Al-Monitor. Oktober lalu, Qatar…

Danai HTS, Mantan Tentara Wanita AS Ditangkap FBI

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Seorang mantan tentara wanita Amerika Serikat (AS) ditangkap para agen FBI atas tuduhan memberikan dukungan keuangan pada kelompok pembebasan Suriah, Hai'ah Tahrir Syam (HTS). Maria Bell (53), asal Hopatcong,…

Turki sambut baik kemajuan positif dalam krisis Teluk

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki menyambut perkembangan positif baru-baru ini pada Jumat untuk menyelesaikan konflik di kawasan Teluk. "Kami menghargai upaya tulus dari para pemimpin Kuwait yang telah melakukan kontak intensif dan inisiatif…

Tidak ada penghormatan bagi tahanan Palestina yang meninggal di penjara "Israel"

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Pintu rumah keluarga Baroud telah ditutup untuk selamanya. Penghuninya, Raya Baroud dan putra satu-satunya, Fares, tewas di bawah tekanan pendudukan "Israel". Keluarga tersebut telah menanggung rasa sakit dan…

Pejabat Zionis: Dunia harus berterima kasih pada "Israel" atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Seorang pejabat "Israel" yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada New York Times pada hari Sabtu (28/11/2020) bahwa dunia harus berterima kasih kepada negaranya atas pembunuhan sosok yang diduga dalang…

DK PBB mungkin tak campur tangan soal pembunuhan Fakrizadeh

NEW YORK (Arrahmah.com) - Beberapa jam setelah terbunuhnya ilmuwan nuklir Iran, Teheran meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk aksi dan mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Namun…

Kapolres Bogor Bantah Habib Rizieq Kabur dari Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Kapolres Kota Bogor Kombes Hendri F membantah Habib Rizeq Shihab kabur dari Rumah Sakit Ummi Bogor. Ia menegaskan, Habib Rizieq pulang, bukan kabur. "Meninggalkan rumah sakit, kategori kabur bukan. Siapa yang…

Pejuang asal Suriah telah kembali dari Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Tentara bayaran Suriah yang dipasok Turki telah kembali ke daerah yang dikendalikan oleh pejuang oposisi di Suriah setelah bertempur di sisi pasukan Azerbaijan di wilayah Karabakh, Observatorium Suriah untuk Hak…

Parlemen Eropa keluarkan resolusi untuk memeras Aljazair

ALJIR (Arrahmah.com) - Kepala Gerakan Masyarakat Aljazair untuk Perdamaian Abderrazak Makri mengatakan bahwa Parlemen Eropa berusaha memeras negaranya dengan mengeluarkan resolusi tentang situasi hak asasi manusia di Aljazair. Ini muncul…

Habib Hanif: Saat Ini Petamburan Kondusif, Mohon Doanya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Acara Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh pada Rabu (2/12/2020) yang digelar sejak jam 9 pagi hingga siang yang dihadiri oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab, berlangsung dengan lancar. Namun pada sore harinya,…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah