Dan burung pun ingin menjumpai "pemimpin adil" ini di Masjid puncak bukit

422

Support Us

RIZE (Arrahmah.com) – Seekor burung terbang dan hinggap di kepala Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan setelah ia selesai melaksanakan shalat Jum’at. Peristiwa ini terjadi ketika Erdogan meresmikan Masjid Al-Qiblah yang terletak di puncak bukit provinsi Rize, sebagaimana dilansir Shehab News Agency pada Sabtu (15/8/2015).

“Mungkin burung ini merasa aman bila bersama Presiden Erdogan,” begitu kesan Sahabat Erdogan dalam publikasi pada Fan Pagenya.

Hal tersebut mengingatkan kita pada sebuah kalimat hikmah tentang ciri orang yang merendahkan diri dalam shalatnya bahwa, “Hati itu seperti pohon. Bila dahannya rindang, burung-burung pun senang hinggap di atasnya. Bila hati bercabang, pikiran-pikiran dan nafsu pun senang bermain di dalamnya. Shalatlah dengan shalat yang memutuskan perpisahan dari dunia. Allah tidak akan terasa bila urusan dunia menggelayut dalam hati.” Maasyaa Allah, wallahu a’lam bish shawwab.

Masjid Al-Qiblat, Turki
Masjid Al-Qiblat, Turki (Foto: AA)

Masjid Al-Qiblat

Peristiwa hinggapnya burung di atas kepala Erdogan terjadi saat Presiden Turki itu meresmikan Masjid Al-Qiblat. Tak seperti masjid biasa, masjid itu dibangun di atas gunung setinggi 1.130 meter di provinsi Laut Hitam di Turki, di mana ayah Presiden Recep Tayyip Erdogan lahir, sebagaimana dilaporkan Islampos, Kamis (6/8).

Gunung subur di kabupaten Guneysu provinsi Rize dikenal sebagai “kıble,” mengacu pada kiblat istilah Islam, arah Ka’bah di Mekah di mana umat Islam menghadap ketika shalat. Alasan namanya berasal dari fakta bahwa punggungan utama gunung menghadapi Mekkah dan puncak gunung dapat dilihat dari sebagian besar kabupaten.

Berita Terkait
Masjid Al-Qiblat, Turki (Foto: AA)
Masjid Al-Qiblat, Turki (Foto: AA)

Dilansir Hurriyet, masjid pertama di atas gunung ini dibangun pada abad ke-19. Setelah kayu hangus selama kebakaran pada tahun 1960, sebuah gubuk beton sederhana diganti sebagai tempat ibadah. Erdogan mengunjungi masjid baru ini pada tahun 2010 ketika ia menjadi perdana menteri Turki dan menginstruksikan pemerintah daerah untuk memulihkan dan memperluas bangunan itu.

Setelah jalan aspal dibangun, pembangunan dimulai pada 2013 dengan sumbangan dari pengusaha lokal. Masjid bersejarah Şemsi Ahmet Pasa di lingkungan Üsküdar Istanbul digunakan sebagai model.

Masjid baru ini berukuran 275 meter persegi dengan tinggi kubah 13 meter dan tinggi menara 27 meter. Memiliki area pejalan kaki dan zona rekreasi di sekitarnya.

“Masjid ini memiliki tempat yang dirancang khusus untuk perawatan bayi juga,” arsitek Yusuf Yilmaz mengatakan, menambahkan bahwa mereka menyelesaikan proyek dalam 14 bulan.

Arsitek mengatakan Erdogan secara pribadi menidaklanjuti proses pembangunan, mendorong kru untuk menyelesaikannya secepat mungkin. Tiga pekerja pernah terjebak di situs selama musim dingin, karena cuaca yang keras, dan diselamatkan oleh helikopter, Erdogan juga ikut dalam operasi penyelamatan ini.

Ini bukan proyek gunung masjid pertama yang melibatkan Erdogan. Segera setelah ia mengunjungi masjid tua di Rize, Erdogan mengumumkan rencana untuk membangun di bukit tertinggi di sisi Asia dari Istanbul pada tahun 2012. (adibahasan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Setelah Watad, HTS Buka Perusahaan Minyak Baru Bernama Kaf

IDLIB (Arrahmah.com) – Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) melaporkan bahwa kelompok pembebasan Suriah HTS membuka perusahaan minyak baru di daerah yang ada di bawah kendalinya di Idlib dan sebagian Aleppo. Sebagaimana…

Anies Raih Penghargaan Gubernur Terpopuler 2020

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020. Kompetisi tersebut berdasarkan kinerja humas pemerintah di kementerian, lembaga, Pemerintah Daerah,…

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

Cendekiawan Muslim kecam fatwa anti-Ikhwanul Muslimin oleh Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) pada Sabtu (28/11/2020) mengutuk fatwa Saudi yang memfitnah Ikhwanul Muslimin, yang menggambarkan kelompok tersebut sebagai organisasi tersesat dan teroris, Quds…

"Israel" lakukan 414 pelanggaran terhadap jurnalis Palestina sepanjang tahun 2020

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan "Israel" melakukan 414 pelanggaran terhadap jurnalis Palestina sejak awal tahun, Quds Press melaporkan pada Ahad (29/11/2020). Komite Dukungan Jurnalis mengatakan dalam sebuah pernyataan…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

Tiga kota di Mali dihantam ledakan rudal

BAMAKO (Arrahmah.com) - Kota Kidal, Gao, dan Menaka di Mali utara dilanda serangan serentak pada hari Senin (30/11/2020) terhadap kamp-kamp militer yang menampung pasukan internasional, menurut penduduk dan seorang pejabat PBB. Penduduk…

Demi keamanan nasional, pemerintah Selandia Baru akan sembunyikan bukti serangan terorisme di…

CHRISTCHURCH (Arrahmah.com) - Bukti-bukti yang diberikan oleh para menteri dan kepala eksekutif sektor publik dalam penyelidikan serangan terorisme di Christchurch tidak akan dipublikasikan hingga 30 tahun ke depan, ujar pihak berwenang…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

Iklan