Bukan bid'ah, Parade Tauhid pertama dilakukan Rasulullah tahun 616

210

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Ketua Panitia Parade Tauhid Indonesia (PTI) Ustadz Haikal Hassan Baras tidak terlalu mempermasalahkan jika ada pihak-pihak yang menyebut bahwa kegiatan PTI tidak terkait atau bukan rekomendasi Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) 2015.

“Kita tidak mencari legitimasi dari pelaksana amanat kongres umat Islam ke VI di Jogja. Namun ini sebuah panggilan nurani untuk berkontribusi yang seharusnya diberikan prasangka baik dari para senior,” katanya Jumat (14/8/2015).

“Tidak kah sebuah keindahan semua ormas, semua potensi, semua ulama, para guru berada disatu panggung berkomitmen memajukan politik Islam, budaya Islam dan ekonomi Islam?” lanjutnya.

Ustadz Haikal Hassan mengatakan bahwa adalah kewajiban setiap pribadi Muslim untuk memajukan politik Islam, budaya Islam dan ekonomi Islam dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.”Disitulah muara Parade Tauhid ini diadakan dengan mengambil tema mensyukuri nikmat kemerdekaan dan sekaligus halal bilhalal akbar sebagai budaya bangsa Indonesia sejak dulu,” pungkasnya.

Menurut Ustadz Haikal kisah Parade Tauhid pertama 616 Masehi tatkala Umar bin Khaththab Radhiallahu ‘Anhu telah memeluk agama Islam dan disambut takbir oleh kaum Muslimin pada waktu itu. Dia juga memberi pandangan terkait adanya terdengar statemen sekelompok kecil umat Islam yang menyatakan bahwa Parade Tauhid adalah perbuatan sia-sia karena tidak bersandar pada sunnah Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam.

Berita Terkait

Dia menyebut bahwa Parade Tauhid Indonesia bukan bid’ah, Parade Tauhid pertama dilakukan Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam pada tahun 616 Masehi.

Poster PTI
Poster PTI

Dalam kesempatan lain, juru bicara Parade Tauhid , Ust Hany Kristianto pada acara silaturahim dengan media hari ini (14/8/15) bahwa peserta Parade Tauhid yang sudah mendaftar pada web resmi panitia sudah sebanyak 80.000 orang dan diharapkan pada hari H akan membludak menjadi 200.000 an orang.

“Parade Tauhid juga dikaitkan dengan kejadian Tolikara, itu tidak benar, karena kami sudah menyiapkan ini sebelum kejadian Tolikara “, jelas Ust Hanny lagi.

Terkait, Ustadz Hany juga menjelaskan bahwa Parade Tauhid bukan parade politik dan tidak ada kaitannya dengan politik.

“Acara dimulai pukul 07.00 dari Pintu 7 dimulai dengan orasi para ulama dan tokoh Nasional untuk memberikan tausiyah kepada jamaahnya, kemudian dilanjutkan dengan parade dengan membentangkan spanduk Tauhid sepanjang 3km “, ujar Ust.Hany. (azmuttaqin/*/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pasukan keamanan Irak mulai ditempatkan di Sinjar

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Pasukan keamanan Irak pada Selasa mulai melaksanakan rencana penempatannya di pusat distrik Sinjar di provinsi Niniwe utara. "Rencana untuk mengerahkan pasukan keamanan di pusat Sinjar telah dilaksanakan oleh…

1 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Blokade "Israel" terhadap Jalur Gaza telah merugikan Palestina lebih dari $ 16 miliar dan mendorong lebih dari satu juta orang di bawah garis kemiskinan hanya dalam waktu lebih dari 10 tahun, menurut laporan baru…

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Gaza mengekspor minyak zaitun ke negara-negara Teluk untuk pertama kalinya

GAZA (Arrahmah.com) - Kementerian Pertanian Palestina di Gaza mengumumkan bahwa mereka akan mengimpor minyak zaitun Palestina untuk pertama kalinya dari kantong yang terkepung, ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Berbicara kepada…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

AS Tutup 10 Pangkalan Militer di Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Amerika Serikat (AS) menutup setidaknya 10 pangkalan di Afghanistan, setelah penandatanganan kesepakatan damai dengan Taliban pada Februari lalu. Pejabat Afghanistan dan AS mengonfirmasi penutupan…

30 pasukan Afghan tewas digasak bom di Ghazni

KABUL (Arrahmah.com) - Sebuah pemboman mobil di provinsi tengah Afghanistan, Ghazni, menewaskan sedikitnya 30 anggota pasukan keamanan Afghanistan pada Minggu (29/11/2020), kata para pejabat, dan korban dapat meningkat mengingat intensitas…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

Militer Turki hujani Raqqa dengan serangan mematikan

RAQQA (Arrahmah.com) - Tentara Turki dan kelompok militan sekutunya meningkatkan serangan mereka di provinsi Al-Raqqa pada Ahad malam (29/11/2020), di tengah laporan bahwa Ankara berusaha meluncurkan operasi baru melawan Pasukan Demokrat…

Pengadilan Iran desak tindakan tegas terhadap 'penyusup' pasca pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala pengadilan Iran Ebrahim Raisi meminta layanan keamanan negara pada hari Senin (30/11/2020) untuk menindak "jaringan infiltrasi" setelah pembunuhan seorang ilmuwan nuklir militer Iran. "Badan intelijen dan…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

Iklan