Konflik Suriah telah menewaskan seperempat juta orang

127

Support Us

SURIAH (Arrahmah.com) – Hampir seperempat juta orang telah tewas dalam konflik Suriah sejak konflik ini dimulai pada bulan Maret 2011, ungkap sebuah organisasi aktivis, sebagaimana dilansir The Independent pada Sabtu (8/8/2015).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia atau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) mengatakan bahwa jumlah kematian yang terdokumentasikan meningkat menjadi 240.381 dari 230.618 pada bulan Juni.

11.964 dari mereka yang terbunuh adalah anak-anak, menurut temuan kelompok itu yang juga mencatat 71.781 kematian warga sipil.

SOHR, yang mengumpulkan data dari jaringan luas sumber-sumber Suriah, menyatakan bahwa sepertiga dari kematian yang tercatat adalah kematian pasukan rezim Nushairiyah Suriah. Mereka yang tewas termasuk 50.570 tentara rezim, sementara sisanya dilaporkan merupakan para pejuang perlawanan.

43.384 pejuang perlawanan dan 34.375 pejuang asing telah gugur di Suriah, menurut kelompok itu.

syria1
Seorang wanita Suriah berlari ketakutan setelah serangan udara rezim Nushairiyah

3.225 kematian lainnya juga telah tercatat, tetapi identitas mereka yang tewas tetap tidak diketahui.

30.000 orang yang telah hilang di Suriah, termasuk 20.000 yang dikabarkan ditahan di penjara-penjara Suriah, tidak diperhitungkan dalam jumlah itu, Al-Jazeera melaporkan.

Berita Terkait

Ribuan orang yang merupakan bagian dari pasukan loyalis dan ditahan oleh kelompok perlawanan tidak terdokumentasikan dalam jumlah tersebut.

Temuan ini datang setelah PBB menyetujui untuk melaksanakan resolusi untuk mengidentifikasi orang-orang di balik serangan senjata kimia di Suriah, menyusul sebuah serangan kimia yang fatal di luar Damaskus pada tahun 2013.

syria2
Pejuang perlawanan dalam pertempuran melawan pasukan rezim Nushairiyah

Konflik Suriah dimulai ketika protes anti-rezim pada Maret 2011 meningkat menjadi perang sipil saat kelompok-kelompok perlawanan dibentuk untuk melawan pasukan pemerintah diktator Asad.

Perang telah menjadi intensif dengan munculnya kelompok-kelompok perlawanan dan adanya penggunaan senjata kimia.

syria3
Pengungsi Suriah antre untuk pendataan di perbatasan Lebanon

Lebih dari 4 juta orang telah melarikan diri dari Suriah sebagai pengungsi, menurut Badan Pengungsi PBB.

Sebuah laporan lebih lanjut dari PBB memperkirakan pada bulan Maret bahwa total kerugian ekonomi sejak awal konflik telah mencapai $ 202 milyar.

(banan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

Houtsi serang Aramco di Jeddah

JEDDAH (Arrahmah.com) - Militer Yaman yang didukung Houtsi mengumumkan telah menargetkan stasiun distribusi Aramco di kota pelabuhan Saudi di Jeddah menggunakan rudal presisi tinggi bersayap Quds-2. Juru bicara militer Brigadir Jenderal…

Turki kecam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki pada hari Sabtu (28/11/2020) mengutuk "pembunuhan keji" ilmuwan nuklir Iran dan menyerukan agar para pelaku serangan tersebut dimintai pertanggungjawaban. Kementerian luar negeri Turki juga mendesak "semua…

Prancis Ngamuk Setelah Pakistan Tuduh Macron Sama Seperti Nazi

PARIS (Arrahmah.com) – Prancis menuntut Pakistan menarik komentar Menteri Federal untuk HAM Shireen Mazari yang menyamakan Presiden Emmanuel Macron dengan Nazi. Melalui Twitter, Mazari menyebut Macron memperlakukan Muslim di Prancis…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Demi keamanan nasional, pemerintah Selandia Baru akan sembunyikan bukti serangan terorisme di…

CHRISTCHURCH (Arrahmah.com) - Bukti-bukti yang diberikan oleh para menteri dan kepala eksekutif sektor publik dalam penyelidikan serangan terorisme di Christchurch tidak akan dipublikasikan hingga 30 tahun ke depan, ujar pihak berwenang…

Tangan kanan Netanyahu tak tahu-menahu soal Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Menteri kabinet "Israel" Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu (28/11/2020) dia "tidak tahu" siapa yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran di Teheran. “Saya tidak tahu siapa yang…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Iklan