Tokoh Dunia: Bebaskan Anwar Ibrahim sekarang

75

Support Us

KUALA LUMPUR (Arrahmah.com) – Para mantan pemimpin dunia Senin kemarin (10/8/2015) mendesak pemerintah Malaysia untuk melepaskan Anwar Ibrahim dari penjara tanpa syarat dan segera. Hal tersebut seiring dengan ulang tahun ke-68 kemarin.

Seruan itu dibuat, antara lain, oleh mantan Presiden Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, mantan presiden Turki Abdullah Gul dan mantan wakil presiden AS Al Gore, sebagaimana dilansir Malaysia Kini, Senin (10/8).

Pernyataan bersama itu juga ditandatangani oleh mantan Presiden Filipina Joseph Estrada, mantan perdana menteri Inggris Gordon Brown dan pemimpin Tunisia Gerakan Ennahdah Sheikh Rashid al-Ghannushi.

Kelompok ini percaya bahwa pendakwaan Anwar dan penjeblosannya ke penjara adalah hasil dari sebuah konspirasi politik yang sedang berlangsung untuk mengakhiri kehidupan politik dan untuk mencabut oposisi dari memimpin parlemen Malaysia .

“(Kita ingat) bahwa pemenjaraan tidak adil atas Anwar pada Feb 10, 2015, berdasarkan atas tuduhan bermotif politik, telah banyak dikecam pihak internasional dan Amnesty International telah mengadopsi Anwar Ibrahim sebagai tahanan hati nurani,” kata mereka.

Berita Terkait

Dalam pernyataan terpisah, kelompok yang dikenal sebagai aktivis global, akademisi dan intelektual menyatakan solidaritas mereka terhadap Anwar. Mereka juga mengutuk tuduhan “bermotif politik” terhadap dirinya.

Di antara 38 penandatangan adalah Noam Chomsky (Massachusetts Institute of Technology), Tariq Ramadan (Oxford University), John L Esposito (Georgetown University), Francis Fukuyama (Stanford University), Saad Eddin Ibrahim (Drew University), Slavoj Žižek (Universitas London) dan penulis Inggris Karen Armstrong.

“Intrik politik di balik pendakwaan Anwar nampak jelas, terlebih warga negara Malaysia yang berani mengkritik hasil (persidangannya) telah diselidiki dan atau dijerat kejam oleh UU negara pasal penghasutan.

“Banyak yang melihat bahwa pendakwaan Anwar Ibrahim sebagai awal dari suatu pengekangan keras yang intens pada kebebasan berbicara dan kebebasan berkumpul secara damai di negara itu.

“Pengekangan keras, yang sedang berlangsung, bahkan meluas ke media sosial. Banyak penyelidikan polisi telah dipicu oleh banyaknya posting media sosial yang dianggap kritis terhadap pemerintah,” sebut kelompok itu dalam pernyataannya.

Kelompok ini melanjutkan untuk memanggil pihak berwenang agar melepaskan Anwar dan menegakkan “demokrasi”. Dengan begitu, Malaysia baru pantas untuk terus menggembar-gemborkan dirinya sebagai negara “demokratis”. (adibahasan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

Berdalih dihujani roket Palestina, Zionis lancarkan serangan udara di Gaza

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai balasan atas roket yang ditembakkan dari Palestina ke dalam wilayahnya, militer Zionis mengklaim pada Minggu (22/11/2020). Tidak dilaporkan adanya…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

SITE lansir AQIM tunjuk pemimpin baru

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Kelompok Al-Qaeda di Maghrib Islam (AQIM) telah memilih pemimpin baru untuk menggantikan Abdelmalek Droukdel, yang dilaporkan terbunuh pada bulan Juni oleh pasukan Prancis, kelompok pemantau yang berbasis di…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Israel Lancarkan Serangan Artileri ke Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan penjajah Zionis, pada Sabtu malam (21/11/2020), kembali melancarkan serangan artileri ke sebuah pos kendali lapangan di Jalur Gaza utara, tak lama setelah jatuhnya sebuah roket yang ditembakkan dari…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

Wagub DKI Diperiksa Hari Ini Terkait Acara Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penyidik Polda Metro Jaya juga akan memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk dimintai keteranggan pada hari ini, Senin…

Iklan