Mujahidin Suriah rebut kembali Bendungan Kaukab dari tangan ISIS

63

Support Us

HAMAH (Arrahmah.com) – Para ulama Mujahid Suriah dari kalangan Muhajirin dan Anshar termasuk di dalamnya melibatkan Syaikh Al-Muhaisini, telah menyatakan perang terbuka terhadap Jamaah Daulah Baghdadiyah. Mereka sepakat untuk menyematkan julukan Khawarij kepada Jamaah Daulah penumpah darah kaum Muslimin ini berdasarkan sifat umum maupun khusus yang dimilikinya.

Para Mujahidin di seluruh penjuru Suriah pun mengangkat senjata dan bahu-membahu untuk menyelamatkan jihad Suriah dari tangan Khawarij Baghdadiyah ini. Laporan demi laporan tentang pertempuran antara mujahidin dengan pasukan Khawarij pun bermunculan. Salah satunya seperti yang tercantum dalam Surat Pernyataan Majelis Syura Mujahidin Jaisyul Fath terkait perebutan kembali bendungan Kaukab yang sebelumnya dikuasai oleh rezim Daulah Baghdadiyah.

Berikut Arrahmah kutipkan rilis resmi Jaisyul Fath yang diterjemahkan dan dipublikasikan Muqawamah pada Rabu (5/8/2015).

Bismillahirrohmanirrohim
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Di mana pun kalian menemui mereka, maka bunuhlah”

Segala puji milik Allah penolong hamba-hambanya para Mujahidin, yang menghinakan musuh-musuhnya kaum mariqin. shalawat dan salam kepada nabi kita Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam beserta keluarga dan seluruh sahabatnya, amma ba’du;

 

Pada hari Jum’at yang penuh berkah pada 15 Syawwal 1436 H bertepatan 31 Juli 2015, Allah ta’ala menganugerahkan kepada Mujahidin Jaisyul Fath wilayah selatan dengan peperangan yang diberkahi. Mujahidin berhasil merebut kembali Sad Kaukab/ Bendungan Kaukab dari sekelompok Khawarij yang keji, sekaligus membunuh mereka dalam jumlah besar, menghancurkan dua tank, kendaraan BMP, dan senjata anti tank kaliber 14.5.

Mujahidin juga mendapatkan ghanimah dari berbagai macam senjata dan amunisi. Dengan sebuah amaliyah nau’iyah/ istisyhadiyah, singa-singa Jaisyul Fath berhasil menerobos barisan Khawarij dan menghancurkan pos di pusat markas mereka di pedesaan Syajarah yang mengakibatkan banyaknya korban dari mereka yang binasa dan terluka. Operasi ini terus berjalan, dan kilang-kilang khawarij berjatuhan satu demi satu. dan dengan izin dari Allah ta’ala pertempuran ini akan terus berlanjut sampai tanduk Khawarij di wilayah selatan dipatahkan.

Berita Terkait

Dan akhir kemenangan bagi orang-orang yang bertakwa.

Walhamdulillahirabbil’alamin.

Kantor Militer Jaisyul Fath

16 Syawwal 1436 H
1 Agustus 2015

Teks asli:

Rilis resmi Jaisyul Fath
Rilis resmi Jaisyul Fath

(adibahasan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Patriark Serbia Penyangkal Genosida Muslim Bosnia, Meninggal Karena Covid-19

MONTENEGRO (Arrahmah.com) – Pemimpin Gereja Orthodoks Serbia telah meninggal dunia akibat Covid-19 dalam usia 90 tahun. Patriark Irinej dibawa ke rumah sakit pada awal November setelah menghadiri pemakaman kepala Gereja Orthodoks Serbia di…

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Tidak rela rumahnya dibongkar petugas, seorang wanita bakar diri

TEHERAN (Arrahmah.com) - Insiden mengejutkan tentang seorang wanita yang membakar dirinya di provinsi Hormozgan di Iran selatan telah menimbulkan kemarahan dan kemarahan yang meluas di seluruh negeri, lapor Anadolu Agency. Insiden itu…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Prancis akan menuntut bahkan mendeportasi keluarga Muslim yang menentang karikatur Nabi Muhammad

PARIS (Arrahmah.com) - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa pemerintah akan mengklasifikasikan protes yang dilakukan orang tua siswa yang marah saat seorang guru menunjukkan karikatur Nabi…

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

Iklan