Ratusan orang meninggal, dan jutaan orang kehilangan tempat tinggal saat banjir melanda India, Pakistan dan Myanmar

79

Support Us

YANGON (Arrahmah.com) – Hujan muson telah menyebabkan ratusan orang meninggal di seluruh Asia, ungkap otoritas setempat, Senin (3/8/2015), saat tim penyelamat bergegas untuk menjangkau daerah-daerah terpencil di India, Pakistan dan Myanmar setelah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut, sebagaimana dilansir oleh Arab News.

Pihak berwenang di India mengatakan bahwa lebih dari 120 orang tewas di seluruh negeri dalam beberapa hari terakhir, sementara itu lebih dari satu juta orang telah terlantar akibat hujan yang diperburuk oleh siklon yang bergerak melalui Teluk Benggala pekan lalu.

Pada hari Senin, tim penyelamat kembali melakukan pencarian ke desa-desa setelah hujan menyebabkan longsor di negara bagian timur laut terpencil India, Manipur, di mana seorang pejabat mengatakan bahwa sejauh ini telah ada empat jenazah yang berhasil ditemukan di dusun yang tertimbun bukit yang longsor.

Di Myanmar, hujan musiman yang berat – ditambah dengan Cyclone Komen – sejauh ini telah menewaskan 46 orang dan berdampak terhadap lebih dari 200.000 orang, dimana sejumlah bagian negara itu dilanda banjir setinggi atap rumah.

Pemerintah telah menetapkan empat wilayah sebagai ” daerah yang terkena bencana nasional” di Myanmar bagian tengah dan barat, di mana penduduk desa itu terpaksa menggunakan kano dan rakit darurat untuk bisa menyelamatkan diri dari air yang semakin tinggi.

Ribuan orang lainnya sudah berada di kamp-kamp pengungsi, termasuk di distrik Kalay wilayah Sagaing, di mana warga menceritakan bahwa banjir dahsyat yang tidak biasa ini merendam rumah mereka dalam beberapa jam.

“Kami telah kehilangan semua yang kami miliki. Rumah kami masih terendam banjir,” Htay Shein, (62), mengatakan kepada AFP dari tempat penampungan sementara di Kalay.

“Kami telah melihat banjir, tetapi tidak pernah seperti ini sebelumnya.”

Berita Terkait

Seorang fotografer AFP di daerah itu mengatakan bahwa banjir belum juga surut pada Senin pagi (3/7), dimana banyak orang berusaha menyelamatkan diri ke zona aman dengan menggunakan rakit darurat yang terbuat dari ban bekas, kayu dan botol plastik besar.

PBB mengatakan bahwa sungai yang meluap mengancam lebih banyak wilayah di negara itu.

“Logistik sangat sulit. Tim survei mengalami kesulitan untuk mencapai daerah bencana,” kata Pierre Peron, juru bicara Myanmar untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan.

Hujan yang menyebabkan banjir juga menghantam negara bagian barat Rakhine, yang menjadi tuan rumah bagi sekitar 140.000 orang yang mengungsi, terutama Muslim Rohingya, yang tinggal di kamp-kamp pesisir yang pernah dilanda kerusuhan mematikan tahun 2012 antara kelompok minoritas Muslim dan Buddha.

Sejauh ini sebanyak 116 orang meninggal di Pakistan akibat banjir.

Ahmad Kamal, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pakistan, mengatakan bahwa lebih dari 850.000 orang telah terkena dampak banjir tahun ini.

Puluhan orang juga tewas di Nepal dan Vietnam akibat banjir dan tanah longsor.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Serangan roket hantam kilang minyak di Irak utara

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Sebuah roket menghantam kilang minyak kecil di Irak utara pada Ahad (29/11/2020), menyebabkan kebakaran di tangki penyimpanan bahan bakar dan memaksa operasi dihentikan total setelah api menyebar ke jaringan pipa…

Cendekiawan Muslim kecam fatwa anti-Ikhwanul Muslimin oleh Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) pada Sabtu (28/11/2020) mengutuk fatwa Saudi yang memfitnah Ikhwanul Muslimin, yang menggambarkan kelompok tersebut sebagai organisasi tersesat dan teroris, Quds…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Putin: Nagorno-Karabakh tak terpisahkan dari Azerbaijan

MOSKOW (Arrahmah.com) - Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui bahwa wilayah Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai milik Azerbaijan, dua pekan setelah Armenia menyerahkan wilayah tersebut setelah kekalahannya dari…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

Kapal Turki tinggalkan Mediterania Timur

ANKARA (Arrahmah.com) -Sebuah kapal penelitian Turki di tengah pertengkaran dengan Yunani mengenai potensi kekayaan gas di Mediterania timur telah kembali ke pelabuhan, kata kementerian energi Turki, Senin (30/11/2020). Kapal survei…

Pemboman di Suriah utara tewaskan 29 pejuang pro-Turki

AL BAB (Arrahmah.com) - Dua puluh sembilan orang tewas pada Selasa (24/11/2020) oleh bahan peledak dalam tiga insiden terpisah di beberapa bagian Suriah utara di sepanjang perbatasan dengan Turki, menurut laporan kelompok pemantau. Tidak…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

Meski Ada Sejumlah Bukti, Arab Saudi Bantah Pertemuan Rahasia Dengan PM "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud membantah pemberitaan bahwa Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada Ahad (22/11/2020) untuk bertemu dengan…

Iklan