Krisis kemanusiaan di Republik Afrika Tengah masih terus berlangsung

97

Support Us

BANGUI (Arrahmah.com) – Republik Afrika Tengah (CAR) menghadapi krisis kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah jika tindakan tidak segera diambil untuk meningkatkan bantuan kepada negara tersebut, menurut PBB.

Aurelien Agbenonci, koordinator bantuan kemanusiaan PBB di CAR mengatakan kepada Al Jazeera pada Ahad (2/8/2015) bahwa jika kekurangan bantuan tidak segera terpenuhi, “PBB tidak akan mampu melanjutkan misi kemanusiaan sampai akhir tahun”.

Hanya 31 persen dari bantuan kemanusiaan PBB untuk CAR yang telah diamankan, ujar laporan PBB.

“Ini adalah waktu percobaan yang sangat ekstrim bagi semua orang, namun menjadi kesalahan penting bagi masyarakat internasional karena terbuai pemikiran bahwa stabilitas telah kembali ke negara tersebut,” ujar Agbenonci.

Komentar tersebut muncul saat satu tentara PBB tewas, menurut juru bicara MINUSCA, misi perdamaian PBB, ketika pertempuran pecah di pemukiman di utara ibukota Bangui.

“Misi melancarkan operasi untuk menangkap orang yang dicari oleh pengadilan atas berbagai kejahatan. Pasukan kami mendapat tembakan berat. Satu penjaga perdamaian MINUSCA tewas dan beberapa lainnya terluka,” ujar juru bicara MINUSCA yang tidak ingin disebutkan namanya kepada Reuters.

Jutaan warga mengungsi

Sekitar satu juta orang, kebanyakan Muslim, mengungsi sejak perang pecah pada Maret 2013.

Berita Terkait

Sekitar 2,7 juta orang, lebih dari setengah populasi CAR, masih membutuhkan bantuan, sementara 1,5 juta terkena dampai rawan pangan.

Menggambarkan tantangan di lapangan sebagai sesuatu yang serius, Paul Taylor, direktur regional IRC Afrika Barat, mengatakan masih sulit untuk menggambarkan situasi di CAR sebagai bencana terbesar saat ini mengingat banyak krisis global
dan terutama situasi di Suriah.

“Situasi di Republik Afrika Tengah adalah serius, kira-kira 50 persen dari populasi membutuhkan bantuan kemanusiaan dan fakta bahwa negara tidak mampu memberikan pelayanan publik yang penting seperti perawatan kesehatan, pendidikan dan keamanan.”

Taylor mengatakan kepada Al Jazeera mengenai kurangnya perhatian media kepada CAR.

Amnesti Internasional mengatakan bahwa lebih dari 30.000 Muslim tinggal di tujuh kantong di seluruh negeri. Mereka yang tinggal di luar daerah kantong menghadapi pertempuran harian untuk bertahan hidup.

PBB mengatakan bahwa serangan yang sengaja menargetkan Muslim mengakibatkan eksodus besar-besaran dan saat ini sebagian besar masih di bawah ancaman milisi Kristen anti-balaka.

Anti-Balaka telah menaretkan minoritas Muslim di negara itu, yang mereka klaim telah bersimpati kepada Séléka yang mengambil alih negeri sebentar dalam kudeta pada 2013.

“Komunitas kemanusiaan sangat memprihatinkan dengan situasi diperkirakan 36.000 orang dari komunitas minoritas di CAR terjebak dalam kantong hidup di bawah risiko tinggi serangan,” kata Agbenonci.

Laporan-laporan mengatakan kebutuhan kemanusiaan terus melebihi sumber daya yang tersedia. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

400 kuburan Muslim Tuo ditemukan di Spanyol

TAUSTE (Arrahmah.com) – Pekerja jalan di kasawan Kota Tauste, timur laut Spanyol secara tak terduga menemukan kuburan Islam yang diperkirakan digunakan pada abad ke-8 hingga abad 11 Masehi. Lebih dari 400 kuburan ditemukan di situs…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Hari Ini, Polisi Periksa Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Hari ini, Selasa (1/12/2020) Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq akan diperiksa polisi sebagai saksi terkait dugaan pelangaran protokol kesehatan dalam acara yang menimbulkan kerumuman massa di tengah…

Militer Turki hujani Raqqa dengan serangan mematikan

RAQQA (Arrahmah.com) - Tentara Turki dan kelompok militan sekutunya meningkatkan serangan mereka di provinsi Al-Raqqa pada Ahad malam (29/11/2020), di tengah laporan bahwa Ankara berusaha meluncurkan operasi baru melawan Pasukan Demokrat…

Pejabat Zionis: Dunia harus berterima kasih pada "Israel" atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Seorang pejabat "Israel" yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada New York Times pada hari Sabtu (28/11/2020) bahwa dunia harus berterima kasih kepada negaranya atas pembunuhan sosok yang diduga dalang…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Ilmuwan nuklir Iran tewas dibunuh, Iran salahkan AS dan "Israel"

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala militer Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan "tangan kriminal" Amerika Serikat dan "Israel" terlihat jelas dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir top di Teheran pada Jumat (27/11/2020), kantor…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Afiliasi Al Qaeda Serang 3 Pangkalan Militer Prancis di Mali

BAMAKO (Arrahmah.com) – Kelompok  yang terkait dengan Al Qaeda meroket pangkalan militer Prancis di Kidal, Menaka, dan Gao, di Mali utara dalam waktu beberapa jam pada Senin (30/11/2020). Meskipun kamp-kamp itu terkena tembakan, tidak…

Sumur Warga Kerap Berbau, ACT Bangun Sumur Wakaf di Tepi Sungai Opak

BANTUL (Arrahmah.com) – Tim dari Global Wakaf – ACT telah memulai pengeboran Sumur Wakaf yang terletak di Ponpes Baitul Qur’an Cendekia yang beralamat di Potrobayan, Srihardono, Pundong, Bantul, Senin (30/11/2020). Ponpes Baitul Quran…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

Iklan