Ulama Saudi: Penggalan Al-Qur'an di Birmingham itu bukan yang tertua

136

Support Us

MAKKAH (Arrahmah.com) – Klaim universitas di Inggris tentang temuan penggalan Al-Quran tertua di dunia telah dibantah oleh para ulama Arab sebagai aksi publisitas, dan menyangkal pernyataan bahwa salinan itu ditulis selama era Nabi Muhammad (saw).

“Hal ini tidak mungkin untuk memastikan bahwa perkamen itu ditulis dekat dengan masa Nabi (saw),” Abdul Sattar Al Halouji, seorang ulama Saudi, seperti dikutip harian Makkah, sebagaimana dilansir oleh Onislam, Selasa (28/7/2015).

Penggalan yang dianggap sebagai Al-Qur’an tertua di dunia itu telah ditemukan di Universitas Birmingham dimana para ahli mengatakan bahwa naskah itu ada sejak zaman Nabi Muhammad (saw), 1370 tahun yang lalu.

Pengumuman itu menyusul analisis radiokarbon yang membuktikan bahwa penggalan Al-Aqur’an itu ditulis dalam periode antara 568 dan 645 Masehi, dengan akurasi 95,4%.

Nabi Muhammad (saw) diyakini telah hidup antara 570 hingga 632 Masehi, berarti teks yang ditemukan di universitas itu ditulis selama Nabi masih hidup..

Naskah yang terdiri dari bagian-bagian Surat 18 sampai 20 dari kitab suci Al-Qur’an, ditulis dalam bentuk awal dari tulisan Arab yang dikenal sebagai Hijaz.

Al Halouji mengatakan bahwa para ahli harus meneliti tinta yang digunakan dalam menulis surah-surah dari kitab suci itu.

Halouji juga mengatakan bahwa kulit binatang dimana naskah itu ditulis bisa jadi setua itu, tapi itu tidak membuktikan bahwa naskah itu ditulis pada waktu itu.

Arkeolog Saudi menegaskan bahwa tinta merah yang digunakan untuk memisahkan antara surah itu tidak digunakan selama era Nabi Muhammad (saw).

Berita Terkait

Selain itu, tulisan ‘Bismillaahirrahmaanirrahiim” tidak ditulis dalam tinta merah.

“Naskah itu mungkin saja dari era Utsman Bin Affan yang menjadi khalifah bertahun-tahun setelah wafatnya Nabi (saw),” kata arkeolog Adnan Al Sharif, dekan perpustakaan di Universitas Ummul Qura.

“Selama masa Nabi (saw), Al-Qur’an belum terorganisir atau belum dalam bentuk seperti sekarang ini. Juga, tidak ada warna yang digunakan. “

Al-Sharif mengatakan ada banyak penelitian yang meragukan klaim kalau mushaf yang ada di Universitas Birmingham merupakan penggalan Al-Qur’an tertua.

“Salah satunya adalah adanya pemisahan warna merah antara Bismillah dan dua Surat Maryam dan Thaha. Itu tidak biasa di masa Nabi untuk memisahkan antar Surat. Lembaran itu tampaknya tersusun dengan baik dan tidak begitu pada masa Nabi (saw),” katanya.

Selain itu Al-Sharif mengatakan kalau pemeriksaan radiokarbon naskah hanya dapat menunjuk pada abad dan bukan pada tahun.

“Ada salinan Al-Qur’an di Turki, Mesir dan Yaman pada abad pertama hijriah. Ini berarti bahwa itu bersamaan dengan naskah di Birmingham,” katanya.

Abbas Tashkandi, pakar manuskrip lain, mengungkapkan pendapat serupa.

“Kulitnya mungkin tua tapi tulisannya mungkin baru,” katanya.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Sekjen Liga Muslim Dunia: Muslim Prancis harus menghormati hukum Prancis atau pergi!

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, memicu kontroversi dan kecaman di media sosial beberapa hari terakhir ini. Kecaman muncul pasca Al Issa mengatakan, dalam…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Relawan Sosial Inggris Tauqir Sharif Akhirnya Dibebaskan HTS

IDLIB (Arrahmah.com) – Relawan sosial Inggris Tauqir “Tox” Sharif akhirnya dibebaskan oleh kelompok perlawanan Suriah HTS di Idlib, Selasa (24/11/2020). Tox telah ditahan oleh HTS sejak bulan Agustus dan mengatakan dia disiksa oleh…

Relawan Mer-C Dicecar Polisi 50 Pertanyaan Terkait Swab Test Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dua orang tim medis MER-C dicecar 50 pertanyaan oleh tim penyidik Reskrim Polresta Bogor, yang memakan waktu selama enam jam lebih terkait ketelibatan melakukan swab test Habib Rizieq Shihab saat dirawat di Rumah…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

Komandan IRGC dan pengawalnya tewas dalam serangan di perbatasan Suriah-Irak

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Pada Senin (30/11/2020), sumber intelijen Irak mengatakan kepada RT Arab tentang dugaan pembunuhan seorang komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) dan tiga pengawalnya, di perbatasan Irak-Suriah. Sumber intelijen…

Menteri Denmark: Ummat Islam Denmark Harus Dukung Seks Pra Nikah

KOPENHAGEN (Arrahmah.com) – Mattias Tesfaye, Menteri Luar Negeri dan Integrasi Denmark, mengatakan pernyataan kontroversial dalam sebuah unggahannya di sosial media usai pertemuan dengan beberapa ulama Muslim. Ia mengatakan bahwa perempuan…

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

Ilmuwan nuklir Iran tewas dibunuh, Iran salahkan AS dan "Israel"

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala militer Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan "tangan kriminal" Amerika Serikat dan "Israel" terlihat jelas dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir top di Teheran pada Jumat (27/11/2020), kantor…

AS Tutup 10 Pangkalan Militer di Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Amerika Serikat (AS) menutup setidaknya 10 pangkalan di Afghanistan, setelah penandatanganan kesepakatan damai dengan Taliban pada Februari lalu. Pejabat Afghanistan dan AS mengonfirmasi penutupan…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Iklan