Remaja Palestina dibunuh pasukan "Israel" saat serangan penangkapan di Qalandia

89

Support Us

PALESTINA (Arrahmah.com) – Remaja Palestina Muhammad Abu Latifa dieksekusi pasukan “Israel” saat serangan penangkapan di kamp pengungsi Qalandiya pada Senin (27/7/2015), ungkap keluarganya, sebagaimana dilansir Ma’an.

Pernyataan keluarga Muhammad ini membantah klaim yang menyebutkan bahwa ia terjatuh dari atap saat sedang dikejar oleh pasukan “Israel”.

Penduduk setempat mengatakan bahwa kendaraan militer “Israel” menyerbu kamp pada Senin (27/7) pagi dan masuk ke rumah Muhammad Abu Latifa (18) dalam upaya untuk menahan dia.

Polisi perbatasan “Israel” mengatakan mereka melepaskan tembakan saat remaja malang itu berusaha lari, memukul bagian bawah tubuhnya. Mereka mengklaim Muhammad meninggal saat ia melarikan diri dan jatuh dari atap rumah di kamp.

Namun, paman Muhammad, Jamal Abu Latifa, membantah pernyataan polisi. Ia mengatakan bahwa tentara “Israel” menahan Muhammad setelah menembak kakinya.

“Dia dikejar pukul 5:30 pagi, ditembak di kakinya kemudian ditangkap hidup-hidup. Yang mengejutkan, tentara ‘Israel’ menembaknya di dada, kemudian mengikatnya dengan kabel listrik dan kami memiliki bukti bahwa beberapa bagian tubuhnya patah akibat dari serangan yang dilakukan oleh tentara [Israel],” katanya kepada Ma’an.

Jamal Abu Latifa, seorang pejabat di sebuah komite kamp lokal, menambahkan bahwa Muhammad tidak jatuh dari atap dan tidak dicari oleh “Israel” untuk alasan apapun.

“Tentara pendudukan mengeksekusi Muhammad setelah mereka menahannya.”

Polisi “Israel” mengatakan mereka menyerbu kamp untuk menahan dua tersangka yang diklaim telah “merencanakan serangan teror di Israel.”

m abu latifa
Muhammad Abu Latifa

Abu Latifa adalah remaja Palestina berusia 18 yang dibunuh oleh pasukan “Israel” tahun ini dan merupakan korban keempat bulan ini.

Pada hari Kamis, pasukan “Israel” menembak mati Falah Hammad Abu Maria (53), di selatan Tepi Barat saat menangkap putranya.

Sehari sebelumnya, pasukan “Israel” menembak dan membunuh Muhammad Ahmad Alawneh (21), di Jenin.

Awal bulan ini, remaja kamp pengungsi Qalandiya lainnya, Muhammad Hani Al-Kasbah (17), ditembak mati oleh seorang komandan “Israel” setelah melempar batu ke arah sebuah kendaraan militer “Israel”.

Komandan “Israel” itu mengklaim hidupnya dalam bahaya, meskipun rekaman video kemudian menegaskan laporan saksi bahwa Muhammad Hani Al-Kasbah melarikan diri dari tentara penjajah ketika ia kemudian ditembak mati. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

(banan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pihak berwenang India mulai memburu para aktivis dan lembaga pro-kebebasan di Kashmir

SRINAGAR (Arrahmah.com) - Pada 28 Oktober 2020, pihak berwenang India di Kashmir menggerebek rumah dan kantor Parveena Ahangar, seorang wanita pembela hak asasi manusia. Atas tuduhan "pendanaan teroris", pihak berwenang secara mengejutkan…

Turki tak berharap Biden beri sanksi pembelian S-400

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki tak mengharapkan hubungan dengan Amerika Serikat terganggu di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden dan tidak juga tidak mengharapkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, seorang…

Pasukan keamanan Irak mulai ditempatkan di Sinjar

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Pasukan keamanan Irak pada Selasa mulai melaksanakan rencana penempatannya di pusat distrik Sinjar di provinsi Niniwe utara. "Rencana untuk mengerahkan pasukan keamanan di pusat Sinjar telah dilaksanakan oleh…

Demi keamanan nasional, pemerintah Selandia Baru akan sembunyikan bukti serangan terorisme di…

CHRISTCHURCH (Arrahmah.com) - Bukti-bukti yang diberikan oleh para menteri dan kepala eksekutif sektor publik dalam penyelidikan serangan terorisme di Christchurch tidak akan dipublikasikan hingga 30 tahun ke depan, ujar pihak berwenang…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Bocor di Internet! Tentara Australia Minum Bir Dari Kaki Palsu Taliban Yang Tewas

KABUL (Arrahmah.com) – Para tokoh pemimpin masyarakat Afghanistan mengutuk potret anggota pasukan khusus Australia minum alkohol dari kaki palsu militan Taliban yang terbunuh. Foto yang diterbitkan oleh The Guardian pada Selasa…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Empat warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau yang ditanam militer Armenia

FUZULI (Arrahmah.com) - Empat warga sipil Azerbaijan kehilangan nyawa mereka setelah bom ranjau yang diletakkan oleh militer Armenia meledak, kata otoritas negara pada Sabtu (28/11/2020). Ledakan tersebut terjadi ketika kendaraan yang…

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Habib Rizieq: Saya Mohon Maaf Kepada Rakyat Indonesia Soal Kerumunan Massa

JAKARTA (Arrahmah.com) - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia terkait kerumunan massa sejak penyambutan kedatangannya beberapa waktu, hingga saat peringatan Maulid…

Houtsi klaim membunuh 8 tentara Saudi

MARIB (Arrahmah.com) - Teroris syiah Houtsi mengklaim telah membunuh delapan tentara Saudi di Yaman timur, Anadolu Agency melaporkan. "Pasukan rudal telah berhasil, pada Sabtu malam, menargetkan ruang operasi gabungan di kamp Tadawin di…

Irak kerahkan tentara dan polisi ke Nasiriyah menyusul bentrokan mematikan

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan pengerahan pasukan dan polisi di Nasiriyah, ibu kota Provinsi Dhi Qar, untuk memulihkan ketenangan di kota itu menyusul bentrokan kekerasan antara pengunjuk rasa…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah