Kritikus Uni Eropa menyerukan untuk menekan keuangan terhadap kebijakan pemukiman ilegal Yahudi

33

Support Us

TEPI BARAT (Arrahmah.com) – Sebuah kelompok pemikir Eropa merilis sebuah laporan yang mendesak Uni Eropa (UE) untuk mengekang hubungan dengan bank “Israel” dan lembaga keuangan lainnya, sebagaimana dilansir oleh Ma’an News Agency, Jum’at (24/5/2015).

Laporan Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri menekankan pentingnya membedakan antara bisnis dengan “Israel” dan pemukiman ilegal.

Laporan tersebut menyatakan bahwa Uni Eropa melanggar peraturannya sendiri dengan tidak meninjau lebih jauh dalam memastikan bisnis yang dilakukannya tidak ada hubungannya dengan permukiman “Israel”, yang telah lama dikecam oleh Uni Eropa, dan dianggap illegal oleh hukum internasional.

Kebijakan yang diusulkan oleh kelompok pemikir ini yaitu akan menyelidiki berbagai sektor lembaga keuangan “Israel”, seperti perbankan, pinjaman dan hipotek, persyaratan yang diperoleh di lembaga pemukiman dan status bebas pajak badan bantuan Eropa yang berhubungan dengan pemukiman “Israel”, menurut Reuters.

Uni Eropa adalah mitra dagang terbesar “Israel”.

Setelah laporan ini dirilis, saham dari empat bank terbesar “Israel” merosot secara signifikan, menyebabkan banyak media “Israel” yang menghubungkan penurunan ini akibat laporan yang dirilis tersebut.

Laporan ini menyusul serangkaian tekanan dari berbagai badan Uni Eropa yang mengungkapkan kecaman terhadap kebijakan “Israel” terkait pemukiman ilegal.

Awal pekan ini, Uni Eropa menekankan untuk memberikan label pada produk yang dibuat oleh pemukiman ilegal “Israel”.

Serikat pekerja juga merilis pernyataan yang meminta “Israel” untuk menghentikan rencana pemindahan paksa penduduk dan pembongkaran perumahan dan infrastruktur Palestina di desa Susiya di Selatan Hebron, Tepi Barat.

Desa ini menghadapi pembongkaran dalam waktu dekat dimana hal ini dikhawatirkan bahwa pemukiman ilegal “Israel” yang berada di dekat desa itu berencana untuk diperluas setelah mengusir warga Palestina.

Pada tahun 2014 investasi asing di “Israel” merosot tajam hingga lebih dari separuh. Media dan analis berspekulasi bahwa menurunnya investasi asing itu karena adanya kampanye boikot, sikap internasional yang berubah terhadap pemukiman ilegal “Israel”, dan serangan terbaru “Israel” di Gaza, di mana lebih dari 2.200 warga Gaza terbunuh.

Sementara masyarakat internasional semakin menyatakan ketidaksetujuannya atas perluasan pemukiman ilegal “Israel”, dimana “Israel” terus menambah permukiman yang ada, serta membangun permukiman baru pada tingkat yang sangat cepat.

Sejak Netanyahu terpilih kembali tahun lalu, telah terjadi peningkatan 40 persen dalam pembangunan permukiman baru dengan rata-rata 460 unit perumahan baru per bulan, menurut pengawas permukiman “Israel”, Peace Now.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Prancis Tutup Organisasi Anti Islamofobia

PARIS  (Arrahmah.com) – Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin pada Rabu (2/12/2020) mengumumkan pembubaran kelompok anti-rasis Collective Against Islamophobia di Prancis (CCIF). “Sesuai dengan instruksi Presiden Republik, CCIF…

Habib Rizieq Akan Diperiksa Polisi, HRS Center: Tak Adil dan Politis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Rencana pemanggilan Habib Rizieq Syihab (HRS) oleh Polda Metro Jaya dalam dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dinilai tidak adil dan terlihat politis terlihat Hal tersebut disampaikan Direktur Habib…

Pemerintah Afghanistan dan Taliban capai kesepakatan tentang kerangka kerja perdamaian

DOHA (Arrahmah.com) - Dalam perkembangan terobosan, pemerintah Afghanistan dan Taliban mengkonfirmasi pada Rabu (2/12/2020) bahwa mereka telah menyetujui prosedur pembicaraan intra-Afghanistan. Kedua belah pihak mengumumkan kesepakatan…

Houtsi klaim membunuh 8 tentara Saudi

MARIB (Arrahmah.com) - Teroris syiah Houtsi mengklaim telah membunuh delapan tentara Saudi di Yaman timur, Anadolu Agency melaporkan. "Pasukan rudal telah berhasil, pada Sabtu malam, menargetkan ruang operasi gabungan di kamp Tadawin di…

Bangladesh mulai relokasi Rohingya ke pulau rawan tenggelam

DHAKA (Arrahmah.com) - Lebih dari 1.600 pengungsi Rohingya berlayar pada Jumat (4/12/2020) dari pelabuhan selatan Bangladesh, Chittagong, menuju pulau terpencil Bhasan Char di Teluk Benggala, kata seorang pejabat angkatan laut, meskipun ada…

Pengadilan Iran desak tindakan tegas terhadap 'penyusup' pasca pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala pengadilan Iran Ebrahim Raisi meminta layanan keamanan negara pada hari Senin (30/11/2020) untuk menindak "jaringan infiltrasi" setelah pembunuhan seorang ilmuwan nuklir militer Iran. "Badan intelijen dan…

Turki: Pusat pengawasan Nagorno-Karabakh mulai dibangun

ANKARA (Arrahmah.com) - Pembangunan pusat pengawasan bersama Turki-Rusia untuk memantau gencatan senjata di Nagorno-Karabakh telah dimulai, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan pada hari Rabu (2/12/2020). Dia mengatakan pusat…

Irak kerahkan tentara dan polisi ke Nasiriyah menyusul bentrokan mematikan

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan pengerahan pasukan dan polisi di Nasiriyah, ibu kota Provinsi Dhi Qar, untuk memulihkan ketenangan di kota itu menyusul bentrokan kekerasan antara pengunjuk rasa…

Organisasi advokasi Inggris kecam pemerintah Prancis yang membubarkan organisasi anti-Islamofobia

LONDON (Arrahmah.com) - Kelompok advokasi Inggris mengutuk keputusan Prancis yang membubarkan kelompok anti-rasisme Collective Against Islamophobia di Prancis (CCIF). Saat mengumumkan langkah tersebut pada Rabu (2/12/2020), Gerald…

Tentara Azerbaijan bantu akhiri pendudukan Armenia

TERTER (Arrahmah.com) - Serkan Memmedov, yang meninggalkan desanya di Agdere karena pendudukan Armenia pada 1993, ingin kembali setelah bertempur dalam operasi untuk membebaskan wilayah Azerbaijan. Memmedov tinggal bersama keluarganya di…

NYT: AS akan kembali bergabung dengan kesepakatan Iran

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Presiden terpilih AS Joe Biden akan bersikeras agar Iran menyetujui tuntutan baru jika ingin AS kembali ke kesepakatan nuklir dan mencabut sanksi, New York Times mengatakan Rabu (2/12/2020). New York Times…

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah