300 loyalis ISIS gabung ke Jabhah Nushrah dan Ahrar Syam

218

Support Us

DARA’A (Arrahmah.com) – Liwa’ Syuhada Yarmuk, yang sebelumnya telah menyatakan kesetiaannya kepada Daulah Baghdadiyah pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi, dilaporkan telah kehilangan 300 pasukannya berikut sejumlah komandan penting. Mereka dikabarkan telah memutuskan untuk membatalkan kesetiannya kepada ISIS dan bergabung dengan Jabhah Nushrah dan Ahrar Syam Al-Islamiyah. Demikian Muqawamah melansir Eremnews pada Kamis (23/7/2015).

Sumber-sumber dari aliran Salafi Jihadi menyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi beriringan setelah kesuksesan pasukan Jaisyul Fath yang dipimpin oleh Jabhah Nushrah dalam mempertahankan wilayah Dar’a di selatan Suriah pada Selasa (21/7) dari serangan pasukan Assad. Hal tersebut seiring dengan pengkhianatan Liwa’ Syuhada Yarmuk yang menyatakan kesetiaannya kepada ISIS, sekaligus menyerang Mujahidin dari belakang.

Dalam pertempuran tersebut, selain memukul mundur pasukan Assad, Jabhah Nushrah beserta koalisi faksi-faksi militer Islam yang tergabung dalam Jaisyul Fath benar-benar telah menimpakan kerugian besar terhadap Liwa’ Syuhada Yarmuk melalui pertempuran yang cukup sengit dan memakan korban dari kedua belah pihak.

Berita Terkait

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa Jabhah Nushrah beserta koalisi faksi-faksi mujahidin lainnya mulai menyerbu pusat-pusat wilayah yang dikuasai oleh Liwa’ Syuhada Yarmuk. Beberapa hari sebelum ini, Jaisyul Fath telah mengokohkan posisinya di kota-kota di wilayah Dar’a.

Liwa’ Syuhada Yarmuk yang saat itu dipimpin oleh komandan mereka Abu Ali Al-Baridi, tidak mampu menghadang gerak laju pasukan Jaisyul Fath pimpinan Jabhah Nushrah yang menyerbu markas-markas milik Liwa’ Syuhada Yarmuk. Karenanya, markas-markas tersebut kembali ke pangkuan mujahidin Jabhah Nushrah, menguasai kota mereka dan menewaskan sejumlah besar pasukan dan komandan mereka.

Sumber tersebut juga menambahkan bahwa tindakan tegas diambil, setelah sebelumnya pasukan Jabhah Nushrah melakukan pengepungan terhadap posisi pasukan Liwa’ Syuhada Yarmuk yang berjumlah sekitar 700 orang. Itu termasuk para komandan mereka yang menolak untuk menyerahkan diri dan menolak untuk menyerahkan komandan mereka, Abu Ali Al-Baridi untuk diadili di Mahkamah Syariah di wilayah Hauran atas berbagai tindak kejahatan mereka. (adibahasan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Irak kerahkan tentara dan polisi ke Nasiriyah menyusul bentrokan mematikan

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan pengerahan pasukan dan polisi di Nasiriyah, ibu kota Provinsi Dhi Qar, untuk memulihkan ketenangan di kota itu menyusul bentrokan kekerasan antara pengunjuk rasa…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

Pria ini berjalan kaki dari Afrika ke Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Shahid Bin Yusef Takala, seorang dosen universitas Afrika Selatan, telah berjalan dari Cape Town ke Masjid Al-Aqsa Yerusalem dan berencana untuk melanjutkan perjalanannya dengan berjalan kaki ke Madinah dan Mekah…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Militer Turki hujani Raqqa dengan serangan mematikan

RAQQA (Arrahmah.com) - Tentara Turki dan kelompok militan sekutunya meningkatkan serangan mereka di provinsi Al-Raqqa pada Ahad malam (29/11/2020), di tengah laporan bahwa Ankara berusaha meluncurkan operasi baru melawan Pasukan Demokrat…

PressTV: Senjata yang dipakai dalam pembunuhan Fakhrizadeh dibuat di "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Press TV Iran melaporkan pada Senin (30/11/2020) bahwa senjata yang digunakan dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran terkemuka Mohsen Fakhrizadeh minggu lalu dibuat di "Israel", musuh lama Republik Islam. "Senjata…

Iklan