Mantan anggota ISIS : ISIS tidak ada hubungannya dengan Islam

246

Support Us

JERMAN (Arrahmah.com) – Seorang Mantan anggota gerombolan “Daulah Islamiyah”, atau Islamic State (IS) yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, telah berbicara menentang kejahatan mengerikan yang dilakukan di tangan para militan ekstremis pimpinan Abu Bakar Baghdadi di Suriah itu. Ia mengatakan bahwa kultus teroris “tidak ada” kaitannya sama sekali dengan agama Islam yang suci.

Dalam sebuah wawancara bersama dengan NDR Jerman dan penyiaran WDR serta koran Süddeutsche Zeitung, mantan anggota ISIS, yang diidentifikasi sebagai Ebrahim B. dan sekarang dalam tahanan Jerman setelah kembali dari Suriah, mengatakan bahwa dirinya mengalami cobaan yang “mengerikan” selama hidup di bawah ISIS.

“Dunia harus tahu sebenarnya… ,” kata Ebrahim, menekankan bahwa ISIS “tidak ada hubungannya dengan Islam.”

Ebrahim, warga asli Tunisia yang berimigrasi ke Jerman bersama dengan keluarganya di tahun 1970-an, menggambarkan perjalanannya dari negara Eropa ke Suriah dan bagaimana mereka berhasil memasuki negara Arab yang hancur akibat perang itu melalui Negara tetangga Turki.

Mantan anggota ISIS ini berkata bahwa ia meninggalkan Jerman pada Mei 2014 untuk bergabung dengan “teroris” yang aktif di Suriah bersama-sama dengan teman yang diidentifikasi sebagai Ayoub. Keduanya pertama kali tiba di Turki sebelum melintasi perbatasan ke Suriah dengan bantuan agen ISIS.

Setelah dua teman itu tiba di Suriah, para militan ISIS menawarkan mereka sebuah rumah tetapi mengambil paspor mereka dan ponsel sehingga mereka tidak bisa melarikan diri, kata Ebrahim.

Berita Terkait

Kaum Khawarij ISIS juga menggunakan teknik keresahan untuk membuat mereka tetap dalam barisan mereka, Ebrahim menambahkan tentang bagaimana komandan kelompok ISIS memenggal kepala seorang lelaki sesama pasukan ISIS atas tuduhan spionase/mata-mata.

“Mereka membawa mayatnya pada kami ke kamar kami, dan meletakkan kepalanya di atas tubuhnya, untuk menakut-nakuti kami” kata Ebrahim

Komandan ISIS juga membujuk Ebrahim dan Ayoub untuk tetap di Suriah dengan janji-janji berupa mobil mahal dan wanita.

Beberapa bulan kemudian, Ebrahim kembali ke Jerman setelah ia menyadari bahwa kehidupan di bawah kekuasaan ISIS “hanyalah kehidupan yang mengerikan.” Dia ditahan di sana atas tuduhan teror pada bulan November 2014. Ayoub juga ditangkap oleh pihak berwenang Jerman beberapa bulan kemudian.

Sekitar 700 warga negara Jerman diyakini berjuang bersama Jamaah Daulah Baghdadiyah/ISIS ini di Suriah.

(muqawamah/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

Gaza mengekspor minyak zaitun ke negara-negara Teluk untuk pertama kalinya

GAZA (Arrahmah.com) - Kementerian Pertanian Palestina di Gaza mengumumkan bahwa mereka akan mengimpor minyak zaitun Palestina untuk pertama kalinya dari kantong yang terkepung, ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Berbicara kepada…

Erdogan Deportasi 9.000 Terduga Teroris Asing

ANKARA (Arrahmah.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyinggung tentang peran Turki melawan terorisme saat menyampaikan pidato di KTT G20 pada Ahad (22/11/2020). Dia mengatakan negaranya telah menangkap dan mendeportasi hampir…

Harian Iran: Teheran harus bidik Haifa jika "Israel" ada di balik terbunuhnya Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Sebuah opini yang diterbitkan oleh surat kabar Iran pada hari Minggu (29/11/2020) menyarankan Iran harus menyerang kota pelabuhan Haifa "Israel" jika negeri Zionis melakukan pembunuhan seorang ilmuwan yang terkait…

AS Tutup 10 Pangkalan Militer di Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Amerika Serikat (AS) menutup setidaknya 10 pangkalan di Afghanistan, setelah penandatanganan kesepakatan damai dengan Taliban pada Februari lalu. Pejabat Afghanistan dan AS mengonfirmasi penutupan…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

400 kuburan Muslim Tuo ditemukan di Spanyol

TAUSTE (Arrahmah.com) – Pekerja jalan di kasawan Kota Tauste, timur laut Spanyol secara tak terduga menemukan kuburan Islam yang diperkirakan digunakan pada abad ke-8 hingga abad 11 Masehi. Lebih dari 400 kuburan ditemukan di situs…

"Israel" lakukan 414 pelanggaran terhadap jurnalis Palestina sepanjang tahun 2020

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan "Israel" melakukan 414 pelanggaran terhadap jurnalis Palestina sejak awal tahun, Quds Press melaporkan pada Ahad (29/11/2020). Komite Dukungan Jurnalis mengatakan dalam sebuah pernyataan…

Kapolres Bogor Bantah Habib Rizieq Kabur dari Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Kapolres Kota Bogor Kombes Hendri F membantah Habib Rizeq Shihab kabur dari Rumah Sakit Ummi Bogor. Ia menegaskan, Habib Rizieq pulang, bukan kabur. "Meninggalkan rumah sakit, kategori kabur bukan. Siapa yang…

Pejabat Zionis: Dunia harus berterima kasih pada "Israel" atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Seorang pejabat "Israel" yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada New York Times pada hari Sabtu (28/11/2020) bahwa dunia harus berterima kasih kepada negaranya atas pembunuhan sosok yang diduga dalang…

Lembaga donor internasional siap topang Afghan dengan miliaran dolar

JENEWA (Arrahmah.com) - Puluhan lembaga donor mulai menjanjikan miliaran dolar sebagai bantuan bagi Afghanistan dalam konferensi yang digelar di Jenewa hari Selasa (24/11/2020), dengan harapan negosiasi damai yang dibangun antara pemerintah…

Iklan