Pelarangan hijab diberlakukan di tes pra-medis India

56

Support Us

MUMBAI (Arrahmah.com) – Kode dress terbaru untuk tes pra-medis di India yang melarang penggunaan jilbab atau hijab dengan dalih untuk menghindari kecurangan, telah dikritik sebagai ancaman bagi masa depan siswi Muslim di anak benua India.

“Ayah saya telah meminta izin khusus sehingga saya bisa mengenakan kerudung ke sekolah. Mengapa saya harus menyerah saat ini?” Ujar seorang siswi Muslim Fatema Akhtar di Mumbai mengatakan kepada The Hindustan Times pada Selasa (14/7/2015) seperti dilansir OnIslam.

Akhtar yang mendapatkan nilai cemerlang dan mendapatkan skor 92,6 % dalam ujian di kelas XII, adalah salah satu dari ribuan siswi Muslim yang masa depannya terancam oleh pedoman baru yang diskriminatif.

Dikeluarkan awal bulan ini oleh regulator sekolah Badan Pusat Pendidikan Menengah (CBSE), pedoman baru akan diterapkan selama Ujian Pra-Medis Seluruh India (AIPMT) yang dijadwalkan diselenggarakan pada 25 Juli mendatang.

cbse 1
pedoman baru akan diterapkan selama Ujian Pra-Medis Seluruh India (AIPMT)
cbse 2
pedoman baru akan diterapkan selama Ujian Pra-Medis Seluruh India (AIPMT)

Larangan tersebut termasuk memakai sepatu, cincin, gelang, ikat pinggang, syal, topi, pakaian dengan kancing besar atau lencana.

Berita Terkait

Larangan ini dengan dalih bertujuan untuk memerangi kecurangan dengan memastikan siswa tidak menyembunyikan catatan di celah-celah pakaian.

Membela larangan tersebut, ketua CBSE Satbir Bedi mengklaim: “Kami tidak mengacu pada jilbab sama sekali. Instruksi mengacu pada jenis lain dari topi dan syal”.

Kode dress yang kontroversial ini telah menarik kemarahan dari kelompok Muslim di India dan memicu seruan untuk membatalkan aturan tersebut.

“Ini adalah pelanggaran kebebasan beragama dan hak fundamental. Puluhan perempuan Muslim bisa memilih untuk mundur. Kami mengajukan banding kepada CBSE untuk mempertimbangkan kembali,” ujar Masoom Moradabadi, sekretaris jenderal All India Muslim Majlis-e-Mushawarat.

Penduduk Muslim di India berjumlah 180 juta dari 1,1 Milyar total penduduk, populasi Muslim terbesar ketiga di dunia setelah Indonesia dan Pakistan.

Muslim India telah lama mengeluhkan diskriminasi di semua lapisan masyarakat yang mayoritas penduduknya beragama Hindu.

Mei lalu, sebuah sekolah swasta di negara bagian India, Uttar Pradesh yang menolak seorang gadis Muslim masuk ke kelas karena mengenakan hijab. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Iran siap balas dendam atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Pembunuhan ilmuwan nuklir ternama Iran oleh penyerang tak dikenal dikaitkan dengan "Israel" oleh pejabat senior politik dan militer di Teheran, Anadolu Agency melaporkan, Sabtu (28/11/2020). Mohsen Fakhrizadeh,…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

Tentara Inggris diam-diam dikirim ke Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Surat kabar Inggris, The Independent, melaporkan bahwa London secara diam-diam mengirim unit militer ke Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi ladang minyak di wilayah tersebut tanpa memberi tahu Parlemen dan opini…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

Anies Raih Penghargaan Gubernur Terpopuler 2020

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020. Kompetisi tersebut berdasarkan kinerja humas pemerintah di kementerian, lembaga, Pemerintah Daerah,…

FPI: Habib Rizieq Diizinkan Pulang Dari RS Ummi Bogor Karena Sehat Wal Afiat

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar SH, membantah hoax yang beredar bahwa Habib Rizieq Shihab (HRS) kabur dari RS Ummi Bogor, Jawa Barat. "Berita dan informasi itu muncul dari pihak-pihak dan…

Turki Protes Kapal Kargo Mereka Digeledah Jerman

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki melayangkan protes ke Jerman dan Uni Eropa (UE) terkait upaya penggeledahan terhadap kapal kargo mereka, Senin (23/11/2020). Pasukan keamanan Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa naik dan mencoba…

Pengadilan Iran desak tindakan tegas terhadap 'penyusup' pasca pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala pengadilan Iran Ebrahim Raisi meminta layanan keamanan negara pada hari Senin (30/11/2020) untuk menindak "jaringan infiltrasi" setelah pembunuhan seorang ilmuwan nuklir militer Iran. "Badan intelijen dan…

Tangan kanan Netanyahu tak tahu-menahu soal Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Menteri kabinet "Israel" Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu (28/11/2020) dia "tidak tahu" siapa yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran di Teheran. “Saya tidak tahu siapa yang…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Iklan